Gubernur PB Lantik Sekretaris Pol-PP dan 8 Kabid di 4 OPD

Oleh Redaksi

29 September 2020 22:11 2064 VIew

''Suasana Pelantikan 22 Pejabat Administrator dan Pengawas di Pemprov Papua Barat''

Manokwari, arfaknews - Gubernur Papua Barat melantik 9 pejabat Administratif essalon IIIa dan 13 Pajabat Pengawas Essalon IVa di lingkungan Pemprov Papua Barat, Selasa (28/9/2020).

Pelantikan itu berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Papua Barat nomor 821- 60 tertanggal 28 September 2020 tentang pemberhentian pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Ke 9 Orang Pejabat Essalon IIIA diantaranya, Saul Markus Kareth dilantik sebagai Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua Barat.

Dan Gubernur juga melatik 5 Kepala Bidang pada Satuan  Polisi Pamong Praja, diantaranya Kabid Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP, dijabat oleh Bambang Mulyoto.

Kabid Ketertibaan Umum dan Ketentraman masyarakat, dijabat oleh Noak Kamer dan Kabid Sumber Daya Aparatur Sat Pol PP dijabat oleh Marthen Jitmau.

Sementara, Markus Sruan dilantik sebagai Kabid Pemadam Kebakaran Sat Pol PP dan Yunus Fransiskus Woraith sebagai Kabid Pembinaan Masyarakat Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua Barat.

Selanjutnya, Gubernur melantik Dirsia Natalia sebagai Kepala Bidang Perbendaharan  Badan Keuangan dan aset Daerah Provinsi Papua Barat.

Serta, Maximus Teniwut dilantik sebagai Kepala Bidang Materi dan Komunikaai Pimpinan Biro Administrasi pimpinan.

Dan, Immanuel Gifelem dilantik sebagai Kepala Bidang Pembudayaan  Olahraga pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Papua Barat.

Sedangkan  13 Pejabat Essalon IVa lainnya merupakan Kasubid dan Kepala Seksi pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Barat.

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan mengatakan jabatan merupakan amanah yang harus diemban dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dalam memberikan kontribusi positif bagi kemajuan masyarakat di Provinsi Papua Barat.

Suatu Jabatan tidak terlepas dari tantangan dan cobaan yang dihadapi, karena itu saya berharap amanah yang diberikan  dilaksanakan  sebaik - baiknya karena ada konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan.

"Semoga saudara-saudari berkerja dan berkarya lebih baik lagi guna mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat di Provinsi Papua Barat,"harap Dominggus.

Acara pelantikan itu dilakukan dengan memperhatikan protokoler Kesehatan


Berita Terkait