Masalah Pertamina, Daud Indouw Minta Pemkab Manokwari Tak Lepas Tangan

Oleh Redaksi

03 October 2020 21:10 648 VIew

''Gerbang Utama TBBM Pertamina Fuel Manokwari''

Manokwari, arfaknews - Masalah Gugatan masyarakat Sanggeng atas terkontaminasi bahan berbahaya dan Beracun (B3) akibat bocornya Pipa pada Fuel Tank Pertamina Manokwari.

Tokoh Intelektual Papua, Daud Indouw minta Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari perlu berkordinasi dengan PT. Pertamina dalam upaya menyelesaikan masalah tersebut.

Saya lihat persoalan ini sudah cukup lama dialami oleh masyarakat di Sanggeng, namun baru digugat ke pengadilan ketika bocornya pipa  penampung di Fuel Pertamina Manokwari yang mencemarkan sumur warga.

"Saya minta Pemda Manokwari tidak bisa membiarkan Pertamina sendiri menangani masalah ini, melainkan pemda harus terlibat selesaikan masalah ini," ucap Daud Indouw  Sabtu (3/10/2020).

Menurutnya, kehadiran PT. Pertamina di daerah untuk menjawab kebutuhan daerah maka Pemda harus miliki tanggung jawab untuk memperhatikan masalah itu.

"Pertamina ini cukup vital bagi kebutuhan di daerah, maka persoalan ini jika dibiarkan akan berdampak luas di masyarakat,"ujar Daud

Daud menyarankan Pemerintah segera berkordinasi dengan pihak pertamina dalam upaya mencari solusi [patungan] menyelesaikan masalah tersebut.

Misalnya jika Pertamina sudah menyiapkan air maka pemda juga harus berperan menyiapkan yang lainnya. Atau misalnya, jika biaya ganti ruginya 5 milyar maka harus patungan, Pertamina tanggung berapa dan pemda tanggung berapa.

Hal itu perlu dilakukan agar tidak terkesan pemda lepas tanggung jawab. Namun, jika pemerintah tidak terlibat dan andaikata kepala Pertamina juga malas tahu, maka akan berdampak pada suplay BBM di Manokwari Raya.

Saya harap, Pak Pjs Bupati Manokwari lakukan komunikasi dengan Pihak Pertamina dalam upaya mencari solusi atas masalah ini.

Seandainya, biaya ganti rugi  melampui kemampuan anggaran Pertamina dan Pemda maka diusulkan ke Provinsi karena TBBM Manokwari juga melayani 4 Kabupaten yakni Manokwari Selatan, Pagaf, Teluk Bintuni dan Teluk Wondama.

"Pemerintah hadir sebagai Bapa  bagi masyarakat dan hadir juga sebagai orang tua bagi PT. Pertamina di Manokwari,"harapnya.

"Jangan berfikir masalah Pertamina adalah urusan BUMN semata melainkan butuh dukungan  dari pemda dalam menyelesaikan masalah ini, ketimbang membiarkan berlarut larut,"tandasnya.

Sebelumnya, pada jumaat (2/10) kemarin, Warga RT01/RW6 kelurahan Sanggeng memalang pintu Gerbang utama Kantor TBBM Pertamina Fuel Manokwari.


Mereka menuntut pihak pertamina bertanggung jawab atas sumur warga yang terkontaminasi Bahan B3 akibat bocornya Pipa saluran di TBBM Pertamina Fuel Manokwari.

Hingga sore ini, Pjs. Bupati Manokwari, Kapolres Manokwari, Tokoh Adat dan masyarakat Sanggeng serta perwakilan dari PT. Pertamina telah membuka palang Gerbang Utama TBBM Pertamina Fuel Manokwari.


Berita Terkait