Sel Maut di Polresta Sorong Terungkap, Sesama Tahanan Aniaya Rekannya

Oleh Redaksi

09 October 2020 22:12 1587 VIew

''Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing''

Manokwari arfaknews - setelah melakukan penyidikan atas kematian salah satu tahanan diduga akibat penyaiannya rekannya sesama penghuni sel, Polda Papua Barat menetapkan satu tersangka dalam kasus penganiayaan berujung maut terhadap salah salah satu tahanan di rutan Polres Sorong Kota,07 Agustus 2020 lalu, berinsial HA

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing melalui Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Adam Erwindi, mendapat kabar atas kematian salah satu tahanan sel Poresta Kota sorong, Papua Barat langsung menurunkan tim investigasi dikomandoi penyidik dari Krimum dan Propam .

Dalam investigasi disertai penyidikan, teryungkap jika satu tersangka Pencurian dengan kekerasan (Curas) disertai pemerkosaan berinisial GKR, diduga dilakukan dalam sel tahanan Polres Sorong Kota, akibat penganiayaan dilakukan HA merupakan tahan kasus begal, mengakibatkan GKR meninggal dunia .

Dari haril pemerikasaan selama sepekan di Polres Sorong dari Keterangan dihimpun, jika  tersangka HA  mengakui perbuatannya dan dibuktikan dengan pemeriksaan beberapa saksi dan barang bukti telah menganiaya GKR dalam sel tahanan.

selain itu Barang bukti lainnya mendukung perbuatan HA yakni  rekaman CCTV,  Kini berkas hasil pemeriksaan tersangka sudah lengkap dan telah dilimpahkan kejaksaan Negri Sorong, namun berkas telah dilimpahkan oleh JPU menerbitkan P.19 disertai  petujuk untuk dilengkapi, berupa hasil rekaman CCTV di ruang sel Polrest Sorong untuk dibuktikan Puslabfor Makassar.

Disisi lian, Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta pihak penyidik dari kepolsian, agar menambahkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pasal 338 KUHP, dimana pasal awal disangkakan pada tersangka HA yakni pasal 351 ayat 3 KUHP, berupa pengnaiayan menyebabkan kematian, terang Erwindi, kamis (8/10/2020), ungkapnya.


Berita Terkait