Pemda dan Aparat Biarkan JUDI TOGEL Tumbuh Subur di Kota Injil Manokwari

Oleh Redaksi

12 October 2020 21:12 2249 VIew

''Foto Ilustrasi''

Manokwari arfaknews - warga resah dengan tumbuh suburnya judi togel dikota Injil Manokwari, tanpa ada larangan apapun dari Pemerintah Daerah dan penegak hukum atas peredaran judi ini,membuata Kota Injil Manokwari makin tercemar dengan tindak kejahatan

Hal ini dilantunkan tokoh inteltual arfak, Daud Indouw, mengatakan Togel miliki dampak cukup berbahaya bagi masyarakat, apalagi mereka sudah gantungkan hidupnya dari judi togel.

Apakah di Manokwari sudah diijinkan penjualan togel, tanya Daud sembari menyentil aparat kepolisian dinilainya tidak tegas dalam mengambil tindakan, bahkan membiarkan judi raksasa berjejaring internasional, bebas beredar layaknya telah mengantongi ijin usaha.

Dikuatirkan kalau Pemerintah dan aparat membiarkan masyarakat terus hidup dalam togel, bisa menjadi bom waktu bagi masyarakat di hari esok,"tegasnya pada media ini, Senin (12/10/2020).

Masyarakat pun beralibi membeli togel sebagai salah satu cara untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga, baginya masalah ekonomi keluarga tidak harus menjadi alasan, sebab dengan begitu membuat orang jadi malas dan tidak bekerja sehingga berdampak sehingga memicu ketegangan sosial ekonomi keluarga.

Disisi lain, Pemda dinilai tegas buat aturan larangan aktivitas berkerumun, membatasi aktivitas jualan namun sama sekali tidak melarang aktivitas penjualan togel, bahkan membiarkan penjual dan pembeli togel berkerumun.

Melihat di Manokwari ini, pemerintah telah mengeluarkan aturan batasan waktu aktivitas penjualan tapi togel ini kenapa tidak dilarang, mengherankan di Manokwari hampir aparat penegak hukum lebih banyak dari masyarakat, ada Polda, Polres, Pangdam, Dandim, Kajati, Kejari semua ada tapi kok kenapa togel ini dijual begitu santai.

"Apakah memang togel dibiarkan untuk menjadi ATM berjalan" sentilnya.

Pasalnya Judi raksasa berjejaring internasional ini dijual secara terang-terangan di pinggir jalan di Kota Manokwari, dimana togel ini dijual bebas semacam sudah ada ijin usaha, orang jual di pinggir jalan, di pasar, di kami punya kompleks sini banyak, bahkan di depan rumah ibadah pun ada orang jual togel.

Disesalkan pual, sikap aparat penegak hukum, diharapkan agar segera bertindak, jangan sampai masyarakat  menilai ada upaya pembiaran untuk menghancurkan nama kota Injil," tuturnya.

Dirinya meminta  Gubernur Papua Barat untuk memerintahkan aparat, agar ada pelarangan penjualan Toto Gelap di Kota Manokwari sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Barat.

berharap pula pada Pjs  Bupati Manokwari, jangan hanya bisa perintahkan Sat Pol PP untuk batasi orang usaha, tapi harus bisa perintahkan satpol PP untuk bubarkan aktivitas penjualan Togel,.

Selain itu, Daud meminta Gereja di Manokwari untuk seriusi bahaya togel mengancam tatanan masyarakat Papua dan dampaknya bagi generasi muda, Melihat lokasi penjualan togel, anak kecil pun dibiarkan menyaksikan aktivitas penjualan togel, bahakan Mirisnya lagi, mereka disuru orang tuanya untuk membeli togel, hal ini  sangat bahaya, mendoktrin anak-anak untuk mendapatkan uang dengan cara berjudi," ujarnya.

Pihak Gereja segera ambil Sikap bubarkan setiap kompleks jula togel dan bersihkan Judi Togel dari Kota Injil Manokwari, jika tidak pihaknya bakal memerintahkan Pemuda Gereja mengambil sikap melakukan pembasmian judi togel lebih dulu.

Kalau sampai aparat dan pemerintah tidak menyikapi togel ini, Jangan salahkan kami jika terjadi apa-apa, sebab aparat penegak hukum malas tahu, tegasnya.


Berita Terkait