Bawaslu Manokwari Siapkan Strategi Agar Pemilih Pemula Tak Dipolitisasi

Oleh Redaksi

13 October 2020 18:10 242 VIew

''Sosialisasi Bawaslu bersama pemilih pemula di Manokwari''

Manokwari, arfaknews - Badan Pengawas Pemilu memberikan sosialisasi pendidikan politik kepada pemilih Pemula di Manokwari.

Kegiatan bertajuk sosialisasi pendidikan politik ini difokuskan kepada para siswa berusia 17 tahun berjumlah 200 siswa yang berasal dari 4 Sekolah Menengah Atas (SMA) di Manokwari.

Ketua Bawaslu Manokwari, Syors Anthonius Prawar mengatakan sosialisasi ini difokuskan kepada pemilih pemula agar mereka menyalurkan hak politiknya secara baik dan benar.

"Bawaslu memberikan pemahaman kepada pemilih pemula terkait hak mereka sebagai sebagai warga negara dan syarat - sayat yang harus dilengkapi sebagai pemilih pemula," ucap Syors usia sosialisasi pemilih pemula di salah satu Hotel di Manokwari, Selasa (13/10/2020).

Syors menjelaskan, sasaran dari kegiatan ini ditujukan kepada para siswa SMA yang berusia 17 tahun ke atas. Diusia itu, pemilih pemula rentang terprovokasi dengan pentingan politik karena itu melalui sosialisasi ini pemilih pemula diajarkan sejumlah materi agar tidak muda terhasut dengan Money Politik, Black Campaign, dan berita hoaks.

Selain itu, dengan mengikuti kegiatan ini, mereka menjadi mitra Bawaslu untuk mengawasi pemilu yang sehat, adil dan bermartabat.

Diharapkan pula, para siswa mentransfer pengetahuan yang diterima kepada teman -teman mereka, pasalnya di tengah situasi pandemik, kunjungan ke sekolah - sekolah dibatasi sehingga hanya dihadirkan perwakilan siswa,"jelasnya.

Selanjutnya, kepala sekolah SMA Oikumene Manokwari, Max Marisan mengatakan dirinya berharap para siswa memahami materi yang disampaikan oleh Bawaslu secara baik.

Kami berharap melalui sosialisasi ini, anak - anak siswa dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik dan tidak terprovokasi dengan kepentingan politik.

Marisan menjelaskan, para siswa berusia 17 Tahun merupakan pemilih pemula maka diharapkan mendapat asupan pengetahuan tentang sistem politik yang baik agar nantinya menjadi peserta pemilu yang bijaksana dengan tidak melanggar ketentuan peraturan yang berlaku.

Kami berterima kasih karena Bawaslu bisa menggelar kegiatan ini kepada para siswa sehingga mereka bisa memahami hak dan tanggung jawabnya dalam sebagai peserta pemilu.

Semoga kegiatan ini terus dilakukan di tahun - tahun mendatang agar para siswa tidak muda diprofokasi dengan politik yang tidak benar.

Selain itu, David Tri Agung Hutabarat, salah satu siswa SMA Vilanova Manokwari yang dimintai keterangan menyampaikan terima kasih kepada Bawaslu Manokwari atas sosialisasi pendidikan politik.

Kegiatan ini sangat menarik bagi kami sebab kami belum pernah memilih namun melalui kegiatan ini kami bisa tahu bagaimana prosesnya dan syarat - syarat apa saja yang diperlukan untuk menjadi peserta pemilu.

Tadi Bawaslu sarankan bagaimana kita menjadi pemilih yang baik dan bersikap kritis dalam pesta demokrasi. "Saya baru miliki KTP, dan tahun ini saya sudah bisa ikut memilih,"tukasnya.


Berita Terkait