Diduga Palsukan tandatangan Masyarakat Di Mansel, Bacalon TOP Di Polisikan

Oleh Pato Maniani

21 October 2020 12:12 807 VIew

''Kuasa Hukum Pengadu, Metusalak Awom, S.H''

Manokwari, arfaknews - 300 Orang menggugat pemalsuan data oleh Bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati jalur perseorangan di Kabupaten Manokwari Selatan. 

Ketua Tim Kuasa hukum, Metuzalak Awom menjelaskan dari laporan yang masuk bahwa untuk memenuhi persyaratan Pencalonan, pasangan Bakal Calon Bupati Manokwari Selatan, David Toansiba dan Esen Amus Oktovianus Pocerattu (TOP) yang adalah paslon jalur independen menugaskan ketua tim pemenangan, Simon Dowansiba untuk mengumpulkan 1000 Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari masyarakat di Kabupaten Manokwari Selatan. 

Metusalak menjelaskan, Ketua tim mengumpulkan KTP dengan iming - iming  memberikan bantuan perumahan dan bantuan modal usaha kepada masyarakat, meski sebenarnya untuk kepentingan pencalonan bakal pasangan calon (Bapaslon).

"Masyarakat baru mengetahui saat verifikasi faktual oleh KPU Mansel terhadap Dokumen B1BWK di masyarakat. Barulah diketahui tujuan dari pengumpulan KTP untuk mendukung salah satu Paslon,"jelasnya dalam jumpa pers media di Manokwari. Selasa, (20/10/2020) malam.

Atas modus tersebut, Kuasa Hukum Eduard Kuay menjelaskan pihaknya telah menerima pengaduan dan akan mendampingi masyarakat untuk mengambil langkah hukum.

“Kami menduga terjadi penipuan sebagaimana diatur dalam pasal 263 KUHP dan pemalsuan tandatangan yang juga diatur dalam pasal 378 KUHP,”ungkapnya.

Selanjutnya, Kuasa Hukum Leumes Piet Wondiwoy menambahkan sesuai peraturan KPU nomor 5 tahun 2020 proses penyelenggaraan pemilu di tahapan kampanye. 

“Kini khususnya calon perseorangan sedang mencoba mengambil langkah hukum ke PTUN Makasar.,”ujarnya.

"Kami berhap pihak KPU dan Bawaslu sebagai pengawas agar mempertegas aturan sehingga pendidikan politik itu tercermin baik di muka masyarakat,"harapnya.

Metuzalak Awom menambahkan atas pengaduan itu, pihaknya akan mendampingi masyarakat untuk membuat Laporan polisi di Kepolisian polda Papua Barat.

Melalui publikasi ini, secara resmi kami akan buat laporan polisi di Polda Papua Barat pada Rabu 21 Oktober 2020.

Sementara itu, media ini masih melakukan upaya konfirmasi kepada ketua Tim dari Bapaslon TOP di Manokwari Selatan. 


Berita Terkait