Dirjen Dikti Respon Surat Unipa Soal Prodi Kadaluwarsa

Oleh Redaksi

21 October 2020 22:12 785 VIew

''Wakil Rektor I Unipa, Dr. Sepus Marthen Fatem, S. Hut., M.Ec''

Manokwari, arfaknews - Universitas Papua terus berupaya untuk meningkatkan akreditasi program studi dari akreditasi C menjadi B. 

Dari total 53 program Studi di Universitas Papua, status beberapa prodi diantaranya telah kadaluwarsa dan perlu dilakukan akreditasi ulang. 

Wakil Rektor I bidang Akademik, Dr. Sepus Marthen Fatem, S.Hut., M. Sc menerangkan sejak Juli hingga Oktober 2020, dua program studi telah diasistensi dari akreditasi C menjadi B. 

"Program studi Ekonomi Pembangunan dan pendidikan Kimia dari nilai C kini sudah mengantongi akreditasi B,"ucap Wakil Rektor I, Selasa (20/10/2020). 

Sedangkan pada 24 Oktober mendatang akan dilakukan asesment penilaian akreditasi S2 kehutanan melalui via daring dan program studi pendidikan kedokteran di  Kabupaten Sorong pada 30  November 2020 mendatang.

Sedangkan beberapa Program studi yang status akreditasinya telah kadaluwarsa antaranya, Program studi Manajemen Hutan Produksi (MHP) di fakultas Kehutanan, program studi Teknik Komputer, Teknik Listrik, S2 Peternakan, Biologi, S2 Sumber Daya Akuatik, ilmu lingkungan  baik S2 dan S3. 

Fatem mengungkap pada Juli 2020, Unipa telah menyampaikan surat resmi ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, meminta agar semua program studi di Unipa baik diploma (D3), S1, S2, dan S3 untuk tetap dipertahankan. 

Tanggal 18 kemarin Dirjen Dikti telah merespon surat Unipa melalui surat Dikti nomor 5293/TU/ 2020 tanggal 12 Oktober 2020, menyampaikan surat ke BAN PT bahwa Program studi yang disampaikan oleh Unipa dan program - program studi lainnya di seluruh Indonesia tetap dipertahankan untuk dilakukan akreditasi ulang. 

Oleh karena itu diharapkan program studi baik D3, S1 dan S2 untuk mempersiapkan dokumen - dokumen agar dilakukan akreditasi. 

Ditargetkan minimal 53 prodi di Universitas Papua  terakreditasi B, pasalnya akreditasi C merupakan syarat minimal karena itu harus dinaikan statusnya ke B, sebab akreditasi C sangat berdampak ke output saat mencari pekerjaan sehingga prodi yang masih terakreditasi C harus diupayakan naik status ke B. 

Unipa target Akreditasi B, sebab akreditasi A cukup tinggi syaratnya, minimal harus dibuka Internasional Klass. 

Saat ini 53 program studi di Unipa, 19 prodi diantaranya sudah berstatus B, dan 16 diantaranya masih terakreditasi C. Tambahan dua prodi lagi, sehingga sisa 14 prodi yang akreditasinya masih C. 

Unipa akan terus berbenah perlahan - lahan, ditargetkan empat tahun kedepan minimal semua prodi B, itu komitmen Bapa Rektor,"katanya. 

Selanjutnya, Wakil Rektor I, menambahkan setalah UTS pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kinerja belajar mengajar via daring selama ini. 

Untuk mendukung aktivitas Belajar mengajar pihaknya sudah salurkan  bantuan pulsa dari Kementerian kepada para Dosen, Tenaga Pendidikan dan Mahasiswa.

"Sudah diberikan pulsa dari Kementerian, kecuali mereka yang nomor HPnya digantikan dan atau tidak diinput dalam sistem," tandasnya. 


Berita Terkait