Fakultas Kedokteran Unipa Mulai Berbenah Menuju Kemandirian

Oleh Redaksi

22 October 2020 00:12 470 VIew

''Wakil Rektor I Unipa, Dr. Sepus Marthen Fatem, S. Hut., M.Ec''

Manokwari, arfaknews -  Pada Tanggal 30 November 2020, tim aksesor akan malakukan visiting ke  Fakultas Kedokteran di Kabupaten Sorong dalam rangka memberikan penilain akreditasi terhadap prodi pendidikan kedokteran Unipa.

"Saat ini kami sedang menyiapkan berbagai dokumen-dokumen dalam rangka visitas pendidikan Kedokteran nantinya,"ucap Wakil Rektor I Unipa, yang juga menjabat sebagai Plt. Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. Sepus Marthen Fatem.

Fatem menjelaskan, pihaknya telah membentuk tim penyusun akademik yang merupakan perpaduan dari Unipa dengan Perguruan Tinggi Pembina Asosiasi Institut Perguruan Tinggi kedokteran Indonesia (AIPKI) wilayah VI.

"AIPKI membantu membina Kedokteran Unipa karena memang dari sisi Sumber daya, Unipa masih minim"ujarnya.

Unipa tak hanya membangun komunikasi soal pengampuhan mata kuliah semata malainkan  bagaimana menyusun dokumen akademik untuk mengantisipasi proses akreditasi yang akan dilakukan.

Selain itu, akan dilakukan MoU dengan Bupati Kabupaten Sorong dan Direktur Rumah Sakit di daerah Sorong dalam rangka pelaksanaan pendidikan profesi Ko-asisten (Koas) karena Unipa telah hasilkan 38 Sarjana kedokteran (S.Ket).

"Ke tiga 38 Sarjana Kedokteran ini harus melakukan pendidikan profesi Koas selama 2 tahun lagi untuk menyandang gelar dokter,"ujarnya.

Fatem menerangkan, pihaknya telah melakukan Studi banding ke Universitas Hasanuddin untuk  mempelajari bagaimana mereka mengelola fakultas kedokteran, pasalnya pendidikan Kedokteran dan pendidikan Profesi di Universitas Hassanudin terakreditasi A.

Kita sedang berbenah untuk menuju ke sana, sebab menghasilan lulusan dokter harus berproses dibawa program studi profesi sehingga Unipa harus siapkan.

Tenaga Pengajar dan Mahasiswa

Fatem menjelaskan tahun ajaran 2020, Fakultas Kedokteran menerima  50 Mahasiswa Kedokteran, 47 OAP dan 3 Non AOP.

Sementara kendala yang dialami yaitu, tenaga Dosen sebab dosen hanya 9 orang sedangkan rasio jumlah mahasiswa tidak sebanding dengan jumlah mahasiswa yang berjumlah 262 orang.

Untuk mengatasi itu, pihaknya akan membuka formasi untuk menerima dosen luar biasa yang statusnya dokter, serta miliki profesi analis dan labora pasalnya sebanyak 6 Laboratorium yang butuhkan profesi analis dan labora untuk mengelola.

"Ada leb anatomi, leb kering, leb basah dan masih dibutuhkan tenaga teknisi," bebernya.

Unipa akan bangun kemitraan  untuk mendapatkan dosen di Wilayah Sorong Raya, untuk dijadikan sebagai dosen Luar Biasa di Fakultas Kedokteran.

"Nanti kalau kurang baru dibawa dari AIPKI, sehingga perlahan - lahan unipa mulai membangun kemandirian,"tukasnya.

Selain itu, Fatem menjelaskan pada 2021 mendatang tim akan melakukan sosialiasi rekuitmen calon mahasiswa Kedokteran di setiap SMA, agar mahasiswa kedokteran  sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, yang berasal dari Jurusan IPA di SMA.

"Sesuai kesepakatan, setiap tahun jatah setiap daerah di Papua Barat 2 orang siswa," ungkap Plt. Dekan Fakultas Kedokteran Unipa. 

Sepus menerangkan, ditargetkan jika setiap tahun Unipa bisa produksi dokter dari Papua Barat maka secara perlahan - lahan akan menjawab kebutuhan dokter di 13 Kabupaten Kota di Papua Barat. Karena itu, perlu adanya dukungan  dari semua pihak.

Dukungan Pemerintah Daerah

Dukungan  pemerintah daerah kabupaten Sorong cukup baik, pada tanggal 2 nantinya akan dilakukan penandatanganan MoU dengan Fakultas Kedokteran Unipa.

Selain itu akan dilakukan pendatanganan MoU juga dengan direktur rumah sakit kabupaten Sorong dalam rangka pengelolaan Coas di rumah sakit Kabupaten Sorong.

Fatem menjelaskan, pemerintahan daerah Kabupaten Sorong juga sudah mulai mengalokasikan dana untuk pengembangan Fakultas Kedokteran.

Tahun ini pemda sudah mulai bangun akses jalan masuk, mereka juga akan Bangun Lab, penambahan ruang kuliah dan pemda sudah menghibahkan 70 hektar tanah kepada Unipa.

Rektor Unipa  sudah mendatangani MoU dengan Telkom Sorong untuk pemasangan akses internet melalui kabel optik ke kampus.

"Rencana tanggal 2 November 2020 besok akan dilaunching antara bapak Rektor dan PT Telkom terkait jaringan yang sudah dipasang oleh PT. Telkom," tukasnya.


Berita Terkait