Langkah Gubernur Dalam Menekan Ledakan Kasus Covid 19 Di Papua Barat

Oleh Redaksi

26 October 2020 11:12 351 VIew

''Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan''

Manokwari, Sebagai salah satu Provinsi di Indonesia dengan jumlah terpapar Covid 19 mencapai ribuan kasus, Gubernur Papua Barat mengambil langkah-langkah yang dilakukan  untuk mengantisipasi ledakan kasus di Papua Barat.

Gubernur Drs. Dominggus Mandacan mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 23 tahun 2020 tertanggal 10 September 2020 tentang penerapan disiplin kesehatan dan penegakan  hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid 19 di Provinsi Papua Barat.

Dalam pergub tersebut, Gubernur  menegaskan penerapan protokol kesehatan di ruang - ruang publik, penertibaan protokol kesehatan di masyarakat, termasuk pembatasan arus mobilisasi massa dan pembatasan aktivitas waktu penjualan di Mall, Swayalan, Rumah Makan, Restoran, Pasar dan Pertokohan.

Aturan itu juga memberikan sanksi tegas kepada masyarakat maupun kelompok usaha yang melanggar atau tidak menerapkan protokoler kesehatan dengan memberikan saksi teguran tertulis maupun sanksi denda hingga pencabutan ijin usaha.

Selain itu, Gubernur Papua Barat juga mengeluarkan Peraturan Perpanjang WFH melalui surat edaran Gubernur Papua Barat nomor 850/ 1439 / 2020 tanggal 8 Oktober 2020 tentang perubahan atas surat edaran nomor :850/ 1398/ 2020 tentang pencegahan penyebaran corona virus disease 2019 (COVID-19) di lingkungan kerja provinsi papua barat.

Dalam edaran itu, Gubernur memerintahkan pelaksanaan Kerja Pemerintahan dari rumah (Work From Home) hingga 26 Oktober 2020 dan akan dilakukan eveluasi kembali.

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan berharap masyarakat mulai membudayakan penerapan protokoler kesehatan, pakai masker, jaga Jarak dan mencuci tangan guna memutus rantai Penularan Covid 19 di masyarakat. 

Selanjutnya, Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 Provinsi Papua Barat melaporkan angka kasus positif Covid 19.

Walaupun sempat meningkat pada bulan Agustus, September dan awal Oktober 2020, namun masuki minggu ketiga Bulan Oktober, publikasi Gugus Tugas Covid 19 provinsi Papua Barat menunjukan angka kesembuhan terus meningkat.

Per 25 Oktober 2020, angka kesembuhan kasus Covid 19  berjumlah  239 orang dinyatakan sembuh. Mereka berasal dari Kota Sorong berjumlah 218 orang dan Kabupaten Manokwari berjumlah 21 orang yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan medis. Sedangkan Tambahan 6 orang dinyatakan Positif Covid 19 berasal dari Kabupaten Manokwari.

Dibandingkan dengan data Covid pada hari sebelumnya 24 Oktober 2020. Dilaporkan sebanyak 21 orang dinyatakan Positif sementara 91 orang dinyatakan sembuh di Papua Barat, dan 1 orang pasien Covid 19 di Kabupaten Manokwari tidak tertolong [meninggal dunia). 

Sedangkan data pada tanggal 23 Oktober, terjadi peningkatan kasus positif di Papua Barat. Tambahan 97 Kasus positif baru berasal dari Kota Sorong 93, Kabupaten Sorong 2 kasus dan 2 kasus di Manokwari.

Sementara di tanggal yang sama, sebanyak 38 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan medis. Mereka berasal dari Kabupaten Sorong berjumlah 17 orang, Kabupaten Manokwari 14 orang, Raja Ampat 4 orang dan Kabupaten Fakfak 3 orang.

Sama halnya pada 22 Oktober 2020  kasus positif mengalami peningkatan. Ditemukan 73 kasus positif baru, yang berasal dari Kota Sorong 53 orang, Manokwari 19 kasus dan Teluk Bintuni 1 Kasus. Sedangkan, tambahan 16 orang yang dinyatakan  sembuh berasal dari Teluk Bintuni. Disisi lain di tanggal itu juga, satu Pasien positif Covid 19 di Kota Sorong tutup usia. 

Jika dibandingkan dengan tanggal 20 - 21 Oktober 2020, angka kesembuhan mengalami peningkatan.  Per 21 Oktober angka kesembuhan berjumlah 45 orang yang berasal dari Raja Ampat 25, Manokwari 14 dan Kabupaten Sorong 6 orang, sementara Kasus Positif berjumlah 35 orang yang berasal dari Manokwari 19 orang, Kota Sorong 14 orang, Kabupaten Sorong 1 orang dan Raja Ampat 1 orang.

Sedangkan, pada 21 Oktober Gugus Tugas Covid 19 melaporkan sebanyak 6 Pasien Covid 19 dinyatakan meninggal dunia.

Sementara ditanggal 20 Oktober 2020, Gugus Tugas Covid 19 Provinsi Papua Barat melaporkan Kasus positif berjumlah 17 kasus, yang berasal dari Manokwari 7 orang, Kaimana 5 orang, Kota Sorong 3 orang, Teluk Bintuni 1 orang, dan Sorong Selatan 1 orang.

Dan dari 103 orang dinyatakan sembuh diantaranya, Kota Sorong berjumlah 84 orang, Teluk Bintuni 10 orang, Manokwari 3 orang, Sorong Selatan 3 orang, Kaimana 2 orang dan Teluk Wondama 1 orang.

Per 25 Oktober 2020, Gugus Tugas Covid 19, dr. Arnold Tiniap merincikan Kasus positif per Kabupaten/Kota di Papua Barat berjumlah 3885 kasus positif, sementara 3075 orang telah dinyatakan  sembuh sedangkan 749 masih menjalani perawatan medis.

749 penderita Covid 19 yang masih menjalani perawatan medis berasal dari Kota Sorong berjumlah 210 orang, Manokwari berjumlah 292 orang, Bintuni 75 orang, Kabupaten Sorong 39 orang, Raja Ampat 78 orang, Sorong Selatan 16 orang, Wondma 10 orang, Fakfak 1 orang, Manokwari Selatan 11 Orang, Kaimana 14 orang, Maybrat 3 orang.

Sedangkan 2 Kabupaten diantaranya, Tambrauw dan Pegunungan Arfak masih berada dalam Zona Hijau.

Juru Bicara Gugus Tugas Provinsi Papua Barat, yang juga merupakan Direktur RSUD Provinsi Papua Barat, dr. Arnold Tiniap mengingatkan masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan Pakai Masker, jaga jarak dan mencuci tangan, guna mencegah penularan Covid 19.

"Mari kita semua tetap waspada, saling mengingatkan, saling melindungi, mengambil tanggung jawab untuk melindungi diri kita, keluarga dan masyarakat," harapnya.
 


Berita Terkait