Pemuda Militan Nyatakan Sikap Menangkan PMK2 Di Teluk Bintuni

Oleh Redaksi

14 November 2020 00:12 500 VIew

''Pemuda Militan PMK2 Jilid II Kabupaten Teluk Bintuni Papua Barat''

Teluk Bintuni, arfaknews - Ketua Militan Muda PMK2 Jilid II, Edi Mecibaru mengatakan Pemuda di Teluk Bintuni tentu akan menilai siapa figur yang layak dalam memimpin Negeri Sisar Matiti 5 tahun kedepan. 

Sudah jelas pemuda menginginkan sosok calon pemimpin daerah yang bersih, jujur dan amanah. Sosok pemimpin yang tidak mempunyai kepentingan ekonomi, dan mampu menjadi suri tauladan bagi masyarakat. 

Tak hanya itu, sosok pemimpin daerah harus  mampu membawa perubahan dengan memberikan kontribusi bagi pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Teluk Bintuni.

Dari dua calon Kandidat Bupati Teluk Bintuni,  kami menilai Sosok yang amanah dan merakyat itu hanya ada pada Bapak Petrus Kasihiuw dan Bapak Maret Kokop, pasangan Nomor Urut 02.

"Pemuda Militan Kabupaten Teluk Bintuni, nyatakan sikap untuk mengamankan dan memenangkan pasangan PMK2 untuk melanjutkan Dua periode,"ucap Mecibaru, usai dikukuhkan sebagai Ketua Pemuda Militan PMK2 oleh Calon Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiuw, jumaat (13/11/2020). 

Edi menjelaskan dukungan itu karena pemuda telah melihat bagaimana sosok seorang pemimpin yang mampu menjalankan amanah, baik dari perintah partai maupun struktur yang lebih tinggi, dan mempunyai rekam jejak yang bersih, tidak terindikasi masalah pidana. 

"Kalau pimpin keluarga saja sudah tidak beres, bagaimana mau memimpin daerah Teluk Bintuni. Masyarakat silahkan menilai sendiri,"imbuhnya. 

Karena itu sebagai pemuda militan, kami menginginkan sosok calon pemimpin yang mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat di daerah, dan bukan hanya retorik politik semata. 

Sejauh ini, pemuda telah merasakan langsung manfaat terbukanya akses yang dilakukan oleh Bapak Piet - Matret. 

Melalui akses itu, salah satu rekan sebaya kita bisa berjaya di Jakarta maupun di luar Negeri. Kami melihat potensi sebagai pemegang tongkat estafet. 

Intinya kami merasa optimis, sebagai anak bangsa, sebagai anak Teluk, kami percayakan Bapak Piet dan Bapak Matret untuk melanjutkan, mempersiapkan kami sebagai tuan di negeri sendiri, harapnya. 


Berita Terkait