Buka Musyawarah IMT, Hugo Harap Mahasiswa Kritisi Pembangunan Di Tambrauw

Oleh Redaksi

14 November 2020 15:12 465 VIew

''Acara Pembukaan Musyawarah Ke IV Ikatan Mahasiswa Tambrauw Kota Studi Manokwari''

Manokwari, arfaknews - Musyawarah Ke IV Ikatan Mahasiswa Tambrauw (IMT) di Kota Studi Manokwari Papua Barat periode 2020 - 2023.

Acara Musyawarah yang kemas dengan Tema "Optimalisasi IMT sebagai Wadah Pembinaan Kader yang berguna untuk Gereja, Pemerintah dan Masyarakat," digelar di Aula Utama SMA Oikumene Manokwari, Sabtu (14/11/2020).

Ketua Panitia Musyawarah Ikatan Mahasiswa Tambrauw Kota Studi Manokwari, Sovianus Sasior mengatakan melalui Musyawarah ke IV, Mahasiswa Tambrauw lakukan rekonsiliasi dan Konsolidasi kembali Ikatan IMT Manokwari yang telah Vakum selama 5 Tahun.

"Melalui musyawarah ini, kami berharap lahirnya suatu wadah yang mengkordinir seluruh mahasiswa Tambrauw di Manokwari,"ujarnya.

Saya berharap Ketua IMT yang terpilih melalui musyawarah ini nantinya bisa bersama mahasiswa memperjuangkan bantuan biaya Studi bagi mahasiswa Tambrauw di Kota Studi Manokwari dan Kota Studi lainnya di seluruh Indonesia.

Mewakili Pemerintah Kabupaten  Tambrauw, Hugo Asrouw meminta mahasiswa untuk berkreasi, dan mengembangkan diri dalam organisasi.

Saya berharap menjadi seorang mahasiswa tidak datang ke Kampus  hanya duduk diam, dengar dan pulang tetapi harus menjadi agen perubahan.

Mahasiswa IMT harus mengawal pembangunan di Kabupaten  Tambrauw, pasalnya IMT sebagai cikal Bakal yang mendorong Pemekaran Tambrauw menjadi salah satu daerah definitif di Provinsi Papua Barat.

"Karena itu, saran dan kritik yang membangun, kritik yang disertai dengan solusi untuk pembangunan masyarakat Tambrauw sangat dibutuhkan,"ujarnya

Selain itu, Anggota DPRD Kabupaten Tambrauw ini berharap IMT tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis.

Saya berharap IMT Kota Studi Manokwari tidak terlibat Politik praktis, politik Indentitas di Tambrauw.

"Jangan karena kepentingan politik oknum - oknum tertentu membuat mahasiswa Tambrauw terpecah- pecah,"ujar Mantan Pengurus IMT Manokwari ini.

Anggota DPRD Kabupaten  Tambrauw asal Partai Perindo ini mengatakan IMT Manokwari harus punya program yang tepat sasaran agar kedepan bisa diusulkan di daerah.

"Nanti kita kawal aspirasi Mahasiswa di DPRD," jelasnya.

Selanjutnya, Kata Hugo melalui tema Musyawarah ke IV, Mahasiswa harus sepakat bahwa IMT harus tampil beda, membina dan mengembangkan skill organisasi Mahasiswa Tambrauw di Kota Studi Manokwari.

Mewakili pemerintah daerah Kabupaten  Tambrauw, saya ucapkan selamat atas dilaksanakan musyawarah IV IMT, semoga Musyawarah ini melahirkan kader - kader pemimpin di daerah.

Kita berharap kedepan,  Ketua terpilih dapat membangun komunikasi, kordinasi dengan semua stekholder di daerah dan bersama - bersama mendukung pembangunan di daerah.

Turut hadir dalam acara itu, Sekretaris KNPI Papua Barat, Jemmy Jefferson Liunsanda, KNPI Kabupaten Tambrauw dan Pembina Mahasiswa Tambrauw, Dr. Yafet Syufi.


Berita Terkait