Anggaran 10 Milyar Bangun Jembatan Sungai Meyof Di Bintuni

Oleh Redaksi

15 November 2020 11:12 244 VIew

''Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan secara simbolis pancang pembangunan Jembatan Sungai Meyof di Kabupaten Teluk Bintuni ''

Manokwari, arfaknews - Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan  terus genjot pembangunan Infrastruktur jalan dan jembatan guna menghubungkan semua daerah - daerah di Provinsi Papua Barat.

"Hari ini kita pancang pembangunan jembatan sepanjang 80 meter tahun 2020 dengan dana 10 milyar,” ucap Drs. Dominggus Mandacan saat mencanangkan Pembangunan Jembatan Sungai Meyof Distrik Merdey Kabupaten  Teluk Bintuni, Jumaat (13/11/2020).

Diharapkan, hadirnya pembangunan jembatan Sungai Meyof akan mempermudah akses transportasi masyarakat di Distrik Merdey, Biscoop, Masyeta dan Muskona Timur Kabupaten Teluk Bintuni.

Gubernur memaparkan dalam merumuskan kebijakan strategis, pemerintah tak serta melaksanakan suatu projek pembangunan tanpa disusun secara matang melalui tahapan perencanaan.

“Intinya tidak sekaligus kita membangun tetapi bertahap. Itu juga sejalan dengan visi misi pemerintah Papua Barat. Semua konektivitas harus kita bangun mulai dari jalan, jembatan, lapangan terbang dan pelabuhan untuk kita jangkau daerah terpencil agar akses transportasi lancar dan memudahkan masyarakat,”tuturnya.

Selain itu, Gubernur mengungkap disamping perencanan pembangunan strategis tahun 2020, adanya bencana non alam (covid-19) yang berpengaruh terhadap kebutuhan anggaran yang dikucurkan demi pembangunan.

"Dengan demikian terdapat pemotongan untuk menangani Covid-19, nantinya ditindaklanjuti pada tahun anggaran 2021," ujarnya

“Memang ada pemotongan akibat Covid-19 tetapi secara bertahap akan dialihkan untuk tahun depan, sehingga target tahun 2021 sudah selesai untuk jembatan ini. Jalan juga kita sudah mulai bangun sejak tahun 2018, 2019, 2020 dan berlanjut di 2021 mendatang dengan besaran anggaran 44 milyar bersumber dari dana otonomi khusus,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Papua Barat terus berupaya mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Papua Barat, salah satunya Kabupaten Teluk Bintuni.

Selanjutnya terkait dengan program yang bersentuhan langsung dengan  masyarakat, Gubernur menjelaskan  dibutuhkan pendekatan langsung dengan  masyarakat agar mengetahui masalah yang dialami oleh masyarakat.

“Kita datang ke lapangan, makan, tidur dengan masyarakat nanti bisa mengetahui persis kebutuhan masyarakat karena disampaikan. Dengan demikian sesuai program dan kegiatan akan kita anggarkan untuk dimulai, "jelasnya


Berita Terkait