Gubernur Genjot Pekerjaan Jalan Trans Mansel - Teluk Wondama

Oleh Redaksi

15 November 2020 12:12 389 VIew

''Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan sempatkan diri bawa Eskavator, simbol dimulainya pekerjaan perluasan Jalan Trans Kabupaten Manokwari Selatan - Kabupaten Teluk Wondama''

Manokwari Selatan - Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan telah membuka proses pekerjaan ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Manokwari Selatan dan Kabupaten Teluk Wondama. 

Setiba di lokasi, Gubernur Papua Barat bersama rombongan disambut meriah dengan tarian adat dan prosesi injak piring, kemudian secara simbolis memotong tali sebagai tanda dimulainya pekerjaan jalan, Sabtu (14/11/2020).

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan juga  menyempatkan diri mengendarai langsung alat berat jenis excavator didampingi operator.

“Hari ini saya berada bersama bapak dan Ibu di tempat ini karena sesuai dengan visi misi pemerintah Papua Barat terkait pembangunan konektivitas transportasi darat, laut dan udara telah kita mulai," kata Gubernur

"Pemerintah Papua Barat melalui dana tambahan infrastruktur (DPI) Otsus kita alokasikan ke semua Kabupaten/Kota juga termasuk Teluk Wondama,” Ucap Gubernur Dominggus Mandacan.

Lokasi pembangunan yang dikunjungi orang nomor satu di Papua Barat itu diketahui memiliki 2 proyek pengerjaan. Ruas jalan pertama dimulai dari Logpond Mameh ke Distrik Sough Wepu dan selanjutnya ruas jalan dapat menghubungkan Distrik Wamesa, Karuan, Sabubar, dan Ambuar.

“Kita akan tandai dengan membuka 2 ruas jalan baru mulai dari Logpond mameh menuju distrik Sough Wepu. Selanjutnya kita akan membangun juga dari distrik Wamesa menuju Karuan dan Sabubar sehingga nanti bertemu dan menjangkau semua kampung-kampung di pesisir pantai,” bebernya. 

Pemerintah Papua Barat genjot infrastruktur jalan penghubung di wilayah pesisir memiliki alasan tersendiri karena sebagian besar aktifitas masyarakat menggunakan tranportasi laut.

Menurut Gubernur Dominggus Mandacan transportasi laut tidaklah selalu lancar apabila terdapat cuaca buruk dan dapat berbahaya bagi masyarakat.

Kalau sudah ada jalan kedepan kita tidak lewat laut sana karena resiko tinggi. Cuaca bagus oke tapi ketika ada angin dan ombak bisa bahaya kalau kita punya perahu tidak siap dengan baik. 

“Saya berharap ketika kita sudah bangun jangkau semua kampung sangat luar biasa, karena potensi alam yang ada di laut dan darat bisa disalurkan untuk dijual ke Manokwari dan lainnya,” Harap Gubernur.


Berita Terkait