Duet Akwan dan Seknum, Sindir Trik Politik Kembalikan Kejayaan Bintuni

Oleh Redaksi

18 November 2020 00:12 753 VIew

''Kampanye Paslon Nomor Urut 2 di Kampung Idut Kabupaten Teluk Bintuni''

Teluk Bintuni, arfaknews - Kampanye tatap muka terbatas yang digelar oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Nomor Urut 02, di Kampung Idut, Selasa (16/11/2020). 

Kordinator Pemenangan PMK2 Bintuni Raya, Yahones Akwan pertanyakan kejayaan Bintuni yang dibangga - banggakan oleh timses paslon nomor urut 01 dengan jargon politik kembalikan kejayaan Bintuni jaman mantan Bupati sebelumnya. 

"Mereka selalu berteriak kembalikan kejayaan Bintuni. Sebenarnya, kejayaan seperti apa yang mereka sudah buat sehingga Bintuni pernah jaya. Hanya bangun jalan sepanggal itu yang dibilang Jaya,"sindirnya.

Menurut Akwan, jaman Pak Piet-Matret lah wajah Kabupaten Teluk Bintuni dipercantik. Dari jalan diperlebar dan dibangun dua arah. Diperpanjang sampai 16 kilometer, dan akan diperpanjangkan lagi. Jadi kejayaan apa, stop tipu sudah,"sentilnya.

Akwan mengungkap Mantan Bupati Alfons Manibuy telah meninggalkan sejumlah masalah yang dibereskan oleh Pak Piet dan Matret, mulai dari K2 (CPNS), hingga masalah kemiskinan. 

Yohanes mengatakan pada tahun 2015 Bintuni masuk dalam daftar daerah termiskin di Papua Barat. Namun perjuangan dan kerja keras dari Bapak Piet dan Matret telah mengangkat wajah Bintuni di Papua Barat.

Masalah Dana Bagi Hasil, akses internet, pelebaran Jalan dan pembangunan Jalan. Sekarang jalan sudah tembus sampe ke Moskona sana, itu karena komitmen Bapak Piet dan Matret,"ujarnya.

Yohanes juga menyindir masalah listrik jaman Bupati sebelumnya di Kabupaten Teluk Bintuni. 

Dulu listrik di Bintuni hidup satu hari, mati satu minggu. Sekarang, listrik 24 jam menyala. Jadi kalau ada yang bilang kembalikan kejayaan, itu Omong Kosong, sebab yang Jaya di jaman itu hanya masalah.

Pak Piet Kasihiw dan Matret Kokop yang  dibereskan masalah. Ini capaian, ko su rasa baru ko menyangkal, tara betul sekali,"pungkas Yohanes.

Selanjutnya, Syamsudin Seknun, Anggota DPRD Provinsi Papua Barat mengajak masyarakat Teluk Bintuni memilih Piet-Matret, pasalnya kedua sosok ini dianggap mampu mewujudkan pembangunan yang menyentuh masyarakat. 

Seknum menerangkan ketertarikan untuk bergabung bersama koalisi Piet Matret sejak 2015 silam. Saya mendukung Piet-Matret sejak 2015 dan turun langsung untuk mengampanyekan mereka adalah melalui Sholat Istikhoroh.

Melalui pergelutan panjang, saya sholat Istokhoroh, agar Allah menunjukkan jalan, mana yang harus saya pilih. Dan sholat saya dijawab, pilihan yang baik adalah Piet dan Matret, maka ejak 2015 saya sudah mendukung beliau berdua, ujarnya. 

Syamsudin meminta masyarakat meminta petunjuk Tuhan Yang Maha Kuasa dalam memimpin Bintuni 5 Tahun kedepan. 

Bagi yang Islam, sholatlah, minta petunjuk Allah, siapa pemimpin yang baik. Bagi yang Kristen atau Katolik, bawalah nama Piet-Matret dalam pergumulanmu, minta petunjuk Tuhan, siapa pemimpin yang baik, tuturnya.

Selain itu, Seknum mengungkap  hasil survey telah dilakukan berkali-kali untuk mengukur tingkat Partisipasi rakyat bagi kedua Paslon di Kabupaten Teluk Bintuni, namun PMK2 masih mengungguli Paslon Lain.

“Sebenarnya lawan Kaka Piet dan Matret kali ini tidak sepadan. Saya lihat di mana-mana, PMK2 masih terlalu kuat. Hasil Survey sampai 29,9%. Nah ini juga angka keramat bagi Piet-Matret, seperti kejadian di KPU pada saat penarikan nomor urut,” jelasnya.


Berita Terkait