Antisipasi Ledakan Kasus Covid 19, Bawaslu Hentikan Sementara Kampanye Di Manokwari

Oleh Redaksi

01 December 2020 00:01 219 VIew

''Ketua Bawalu Manokwari, Syors A. Prawar''

Manokwari, arfaknews - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Manokwari, Syors Antonius Prawar mengeluarkan surat penghentian sementara Kampanye Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manokwari. 

Rekomendasi penghentian selama 3 hari itu atas dasar hasil kordinasi dengan berbagai pihak termasuk Gugus Tugas Covid 19 terkait meningkatnya kasus Covid 19 di Manokwari, ucap Syors saat diwawancarai, Senin (30/11/2020). 

Dia menjelaskan rekomendasi bawaslu kepada KPU untuk menghentikan kampanye didasarkan pada Perbawaslu nomor 4 tahun 2020, maupun PKPU nomor 13 tahun 2020 tentang tahapan pilkada harus memperhatikan protokoler kesehatan. Hal itu juga sesuai dengan Inpres nomor 6 tahun 2020 dan Maklumat Kapolri. 

Disamping itu, pengawasan lapangan oleh Satker Bawaslu baik di tingkat kampung maupun distrik ditemukan terjadi pelaksanaan kampanye oleh calon Bupati nomor urut 01 maupun nomor urut 02 yang tidak sesuai prosedur kesehatan. 

Bahkan terkesen, kedua Paslon tidak mengindahkan surat teguran dan surat edaran dari Bawaslu tentang protokoler kesehatan. 

Maka, atas hasil kordinasi antara berbagai stekholder, dan entra Gakumdu serta Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Manokwari, kami mengeluarkan surat rekomendasi penghentian sementara tahapan Kampanye Pilkada di Manokwari selama 3 hari, [30 November hingga 2 Desember 2020].

Syors juga meminta Paslon agar mentaati anjuran dan tahapan Pelaksanaan Pilkada yang sehat, agar tidak berdampak pada ledakan  kasus Covid 19 di masyarakat. 

Tiga hari yang diberikan ini apabila terkesan Paslon masih kampanye, maka Bawaslu akan berikan sanksi tegas. Bisa sanksi administratif, maupun sanksi diskualifikasi hingga sanksi Pidana. 

Sebab jika dilanggar dan terjadi ledakan Kasus, bisa berdampak pada penghentian Pemilu di Kabupaten Manokwari. 

Kami harapkan kedua pasangan Calon, baik nomor urut 01 maupun  02 untuk bersama mewujudkan kampanye yang sehat, aman dan damai dengan memperhatikan prosedur kesehatan. 


Berita Terkait