Bawaslu Manokwari Pantau Praktik Money Politik Menjelang Pilkada

Oleh Redaksi

06 December 2020 13:02 611 VIew

''Ketua Bawaslu Manokwari, Syors A. Prawar''

Manokwari, arfaknews -  Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Manokwari meminta masyarakat untuk melaporkan praktik Money politik di masyarakat menjelang pencoblosan pada 9 Desember 2020 mendatang. 

Ketua Bawaslu, Syors A. Prawar mengatakan praktik money politik bukanlah budaya dalam Demokrasi masyarakat Indonesia, secara khusus masyarakat Papua. 

"Saya tegaskan seorang pemimpin yang lahir tanpa politik uang akan menjadi pemimpin melayani masyarakat. Mari memberikan pendidikan politik baik kepada masyarakat,"ucap Syors, Sabtu (5/12/2020). 

Disisi lain, untuk mencegah praktik Money politik di masyarakat, Bawaslu gencar melakukan patroli money politik di masyarakat. 

"Kita akan mengelar patroli Money politik. Patroli ini di gelar selama 3 hari untuk memantau dan mamastikan apakah indikasi Money Politik atau tidak,"kata Prawar 

Terkait Money Politik, pihaknya memerintahkan kepada Panwas dan PPL untuk melakukan patroli tersebut di 9 distrik. 

"Saya selaku Ketua Bawaslu telah perintahkan satker untuk awasi aktivitas dan memberikan pengawasan ketat, terkait money politik. Jika ada temuan, diproses sesuai ketentuan,"katanya

Dia juga meminta masyarakat untuk proaktif membantu Bawaslu. Temukan ada indikasi money Politik laporkan ke Bawaslu.

"Inti dari laporan itu kita akan tindaklanjuti. Asalkan itu memiliki bukti dan fakta, ada terjadi serangan fajar. Kita akan proses sesuai ketentuan,"ujarnya.

Ia melanjutkan, di masa tenang tidak ada calon Bupati dan Wakil Bupati untuk melakukan tatap muka atau kampanye di tengah masyarakat.

"Jadi batas kampaye hari ini (5/12) terakhir kalau ada mau coa- coba silakan tanggung resikonya sendiri kalau kedapatan. Pasti kami akan proses sesuai ketentuan yang berlaku,"ungkapnya.

Selain itu, dalam waktu dekat akan kita membagikan pesan moral berupa bunga mawar yang nanti disampaikan warga Manokwari.

"Dengan pesan moral itu proses Pilkada bupati dan wakil bupati di Manokwari dapat berjalan baik aman, tentram, nyaman maupun sehat. Itu harapan kita,"tuturnya.
Ia mengigatkan, pengawas atau pun pihak penyelenggara, mari bekerja sesuai tupoksi kita dan menjaga netralitas.

"Tugas kita adalah menciptakan Pilkada yang bermartabat. Silakan masyarakat menentukan hak pilih tanpa di interfensi oleh siapa pun, termasuk Money Politik, amplop dan sembako,"kata dia.

"Mohon kerjasama, mari ciptakan pilkada damai, aman dan tentram. Yang terpenting adalah hindari politik. Dengan hindari itu maka memilih pemimpin baik untuk Kota  Manokwari," tandasya. 


Berita Terkait