Dugaan Politik Uang Dalam Pilkada 9 Desember Di Manokwari

Oleh Redaksi

13 December 2020 12:02 4066 VIew

''Ratusan Massa Aksi Datangi Bawaslu Manokwari Tuntut Keadilan Pemilu''

Manokwari, arfaknews - Ratusan massa gelar aksi ke Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Manokwari menuntut keadilan dalam demokrasi, Sabtu (12/12/2020). 

Mereka menuntut Badan Pengawas Pemilu dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) mengambil sikap atas dugaan praktik Money Politik dalam Pilkada  9 Desember 2020 lalu. 

Koordinator Aksi, Ronald Membieuw menegaskan, Badan Pengawas Pemilu dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) segera memeriksa Pasangan Calon Nomor Urut 02 atas dugaan praktik money Politik di Pilkada Manokwari. 

Kami meminta Bawaslu  tegas menindaklanjuti Laporan pelanggaran Pilkada Manokwari sesuai dengan Laporan yang sudah didaftarkan di Bawaslu Kabupaten Manokwari tanggal 11 Desember 2020.

Demi menegakan keadilan Demokrasi, Bawaslu segera merekomendasikan untuk mendiskualifikasikan  Kandidat yang ternyata melakukan praktek Money Politik. 

Jika Bawaslu tidak bisa menegakan keadilan Pemilu dengan tidak merespon aspirasi, pihaknya mengancam menduduki Bawaslu dan KPU Manokwari, jelas Ronald. 

Selanjutnya, Ketua Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Manokwari, Syors A. Prawar menjelaskan pihaknya akan memeriksa berkas aspirasi dan menindaklanjutinya sesuai mekanisme. 

Saya berterima kasih kepada semua simpatisan dan pendukung Paslon nomor urut 01 yang telah hadir mendesak Bawaslu untuk menegakan keadilan Pemilu.

Dari aspirasi dan Laporan yang diserahkan, sesuai mekanisme saya (Ketua) akan bahas bersama Komisioner Bawaslu dan pihak - pihak dalam Sentra Gakumdu. Kami akan mengkaji aspirasi yang mereka sampaikan. 

Kami akan lihat, apakah ada indikasi pidana pemilu atau tidak, sebab aspirasi yang disampaikan akan kita kaji sesuai dengan prosedur dalam UU Pemilu. 

Saya berharap mari kita bersama menegakan keadilan Pemilu untuk menciptakan pendidikan politik yang baik, dengan menjaga Manokwari tetap aman, damai dan sehat. 

Saya harapkan masing - masing paslon menahan diri, kita menunggu hasil final yang diputuskan  oleh KPU. Aspirasi yang sudah disampaikan akan kita tindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku, pungkasnya. 


Berita Terkait