Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Masuk Melalui Bandara

Oleh Redaksi

11 January 2021 22:01 586 VIew

''Barang bukti sabu yang diamankan Kepolisian dari tangan tersangka S dan T''

Manokwari arfaknews – Tim Reskrim Narkotika dan Obat Terlarang (Narkoba) Polres Manokwari menggagalkan peredaran Narkotika jenis sabu masuk ke Manokwari melalui bandara Rendani.

Dua pengedar dibekuk di Bandara Rendani Manokwari, saat turun dari atas pesawat berinisial S dan T.

Dari tangan Tersangka S ditangkap Senin 5 Januari ditemukan sabu sebarat 1,8 Gram, Sedangkan T tertangkap Sabtu 9 Januari 2021 ditemukan membawa sabu sebarat 10 gram.  kata Kasat Narkoba Iptu Masudi, Senin (11/1/2020).

Dari keterangan kedua tersangka, barang bukti sabu seberat 1,8 gram dan 10 gram ini, didatangkan dari Makasar Sulawesi Selatan untuk di jual di Manokwari.

Guna mengelabui aparat kepolisian kedua tersangka menyimpan sabu tersebut dalam sepatu dan sendal.

 "Modus mereka isi sabu ke dalam sepatu dan sendal. Yang mana S paketan sabu diisi ke dalam sepatu sedangkan T modus itu sisipkan sabu sendal. Dengan teliti akhirnya berhasil dapatkan barang haram itu,"ungkapnya.

Usai ditangkap tersangka T menunjukan barang bukti lainnya telah disembunyika dalam rumah kos diseputaran Amban, dalam penggeledahan polisi menemukan pula alat timbang dan alat penghisap..

Kedua pelaku mengaku tergiur dengan keuntungan, sehingga menjual sabu ke Manokwari sebanyak dua kali, untuk dijajajkan ke para penambang emas liar di Manokwari dengah harga jual 3 hingga 5 juta rupiah.

Dari hasil penjualan sabu, pelaku  meraup keuntungan mencapai 10 juta, sehingga para pelaku nekat menjual ke Manokwari lantaran nilai jualnya mahal.

Atas perbuatan kedua tersangka dijerat pasal 112 ayat 1 subsider 127 ayat 1 dan 114 ayat 2 atau pasal 122 ayat 2 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun.


Berita Terkait