Pohon Pisang Raksasa Di Kampung Kwau Jadi Perhatian Serius Kodim 1801/Manokwari

Oleh Redaksi

19 January 2021 11:09 8101 VIew

''Kasdim 1801 Manokwari bersama rombongan ketika melihat dari dekat pohon pisang raksasa''

Manokwari arfaknews – Pada umumnya warga mungkin belum pernah melihat atau mendengar ada sebuah pisang raksasa tumbuh subur di Kampung Kwau, Manokwari berbatasan langsung dengan Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat jadi perhatian serius Kodim 1801/ Manokwari untuk melestarikannya.

Lazimnya berbagai tanaman pisang tumbuh subur hanya mencapai ketinggian 5 meter menjadi konsumsi warga Papua dan Papua Barat, namun tanaman endemik berupa Pisang Musa Ingens atau disebut pisang raksasa lain dari pisang lainnya, dimana pisang raksasa memiliki ketinggian mencapai 25 hingga 30 meter, bahkan daunnya memiliki panjang hingga 5 meter dan lebar mencapai 1 meter.

Keseriusan TNI AD untuk membudidayakan pisang raksasa ini, ditanadai dengan kunjungan Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1801/ manokwari, Letkol Inf Saheri bersama perwira penghubung (Pabung) Kabupaten Pegaf, Letkol Arm Safei dan Pasilog Mayor Inf Irwan Suwarna, serta Plh Danramil 1801-05/Anggi Letda Inf Pius Huik, melihat secara dekat pisang raksasa ini, Selasa (19/01/2021)

Diprediksi kedepannya, jika tanaman pisang rakasa ini dapat dibudidayakan, sehingga dapat dijadikan Objek Wisata serta menjadi daya Tarik para wistawan berkunjung ke Manokwari untuk melihat secara dekat pisang raksasa ini tumbuh.

Selain Panorama Alam Begitu Menakjubkan Dan Kesejukan Udara Dari Pegunugan Arfak, para wisatawan nantinya lebih bersemangat lagi setelah menyaksikan pisang raksasa ini dari dekat menjadi tanaman habitat asli di wilayah itu

Rencananya tanaman endemik Pisang raksasa ini akan dibudidayakan di lahan tidur atau kosong sekitar wilayah tersebut guna menjaga keberlangsungan dan kelstarian pisang raksasa ini agar tidak punah.

 Zeth wonggor merupakan Warga setempat menuturkan, jenis pohon pisang Musa Ingens sebagai pohon pisang raksasa biasa tumbuh di hutan pegunungan tropis daerah Papua Barat, hanya tumbuh dan ditemukan di kampung Kwau dan wilayah Pegunungan Arfak.

Ketinggian pisang raksasa ini dapat tumbuh di area ketinggian 1.000 hingga 2.000 meter dari atas permukaan laut dengan tingginya mencapai 25 hingga 30 meter sedangkan pisang biasa hanya tumbuh 2 hingga 5 meter dengan diameter kecil, bahkan Diameter pohon pisang raksasa itu mencapai dua meter dengan panjang buahnya mencapai 18 Centimeter dan berdiameter 3 hingga 4 Centimeter.

Pisang raksasa tidak tumbuh berumpun, bahkan jarang ada tunas muncul pada bonggolnya, Hal ini pula menyebabkan pisang raksasa ini sulit berkembang biak dan Tak heran jika burung-burung senang memakan buahnya karena terdapat biji-bijian, sehingga Proses interaksi alamiah antara hewan dan pohon inilah membantu menyebar tumbuhan pisang raksasa di kwau dan Pegunungan Arfak.

Dikatakan pula, kehadiran TNI AD bersama Babinsa setempat  senangtiasa selalu membatu menjaga kelestatian alam ini bersama masyarakat setempat.

 


Berita Terkait