1,7 Triliun DTI Otsus Tahun 2021 Dialokasikan Bangun Infrastruktur

Oleh Redaksi

23 January 2021 06:02 411 VIew

''Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua Barat, Hery G.N Saflembolo''

Manokwari, arfaknews - Alokasi Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) Otonomi Khusus tahun 2021 akan dimanfaatkan untuk mengembangkan sarana prasarana infrastruktur jalan, jembatan, perumahan maupun irigasi perairan.

Jumlah alokasi DTI Provinsi Papua Barat, sebesar 1,7 Triliun yang akan dikelola oleh dua OPD, diantaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Dinas Perhubungan.

Informasi yang diterima, alokasi anggaran Dana Tambahan Infrastruktur Otsus sebesar 1,6 akan dimanfaatkan untuk terus menggenjot infrastruktur jalan, Jembatan, perumahan dan irigasi perairan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Papua Barat, Hery Saflembolo mengatakan tahun anggaran 2021, pihaknya akan terus mengerjakan pekerjaan prioritas maupun berbagai pekerjaan yang tertunda akibat pemangkasan anggaran untuk penganganan Covid 19.

Herry mengungkap kegiatan - kegiatan prioritas berupa pengembangan infrastruktur jalan dan jembatan akan terus terus  digenjot di tahun 2021.

Selama 3 tahun, Pemprov terus meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan baik membuka jalan baru maupun meningkatkan permukaan jalan.

Jalan Provinsi [Jalan Antar Kabupaten] sepanjang 2.309.000 kilo meter sudah terhubung. Hampir semua jalan Provinsi sudah terhubung, sudah 85 persen terhubung.

Tahun ini, Dinas PUPR akan lanjutkan pengaspalan, dan melanjutkan pekerjaan pembangunan  yang ditunda tahun 2020, disesuaikan sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada, tutur Hery kepada Wartawan, Rabu (20/1/2021).

Selain jalan dan jembatan, Dinas PUPR juga akan melanjutkan program pembangunan rumah layak huni yang sudah berjalan selama 3 tahun sejak 2018.

Program rumah layak huni diperuntukan bagi OAP sebanyak 91 Unit, tipe 45 di 13 Kabupaten/Kota di Papua Barat.

Masing - masing Kabupaten mendapat 7 unit rumah, ditaksir masing - masing rumah menelan angggaran sekitar 300 juta sekian.

Selanjutnya, di bidang cipta karya, PUPR masih terus mengembangkan jaringan Irigasi, air bersih dan menyiapkan  sarana prasarana  yang memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat.

PUPR juga sedang mendorong untuk memberdayakan masyarakat dengan program padat karya. Hal itu sebagaimana  sesuai dengan visi misi bapak Gubernur Papua Barat.

"Kita berharap tahun depan, sudah terintegrasi dari sisi pengembangan infrastruktur yang berdampak pada pengembangan ekonomi,"jelasnya.


Berita Terkait