Teluk Bintuni di Guncang Gempabumi Tektonik 5,2 SR

Oleh Redaksi

25 January 2021 06:02 374 VIew

''perkiraan lokasi gempa''

 

Bintuni arfaknews – Gempabumi Tektonik Magnetudo berkekuatan 5,2 SR mengguncang wilayah Teluk Bintuni, Senin, 25 Januari 202, sekitar pukul 01.42.06 WIB atau pukul 03.42.06 WIT, dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo Mw = 5,2 Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,85 LS (Lintang Selatan) dan 133,48 BT (Bujur Timur) atau tepatnya berlokasi di darat berjarak 34 km arah Barat Laut Kota Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat pada kedalaman 10 km.

Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi ini merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktifitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser ( strike_slip ). 

Guncangan gempabumi ini dirasakan dirasakan juga di wilayah Sorong II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah terasa getaran seakan akan truk berlalu ).

Akibat gempa 5,2 SR guncang Teluk Bintuni, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan ditimbulkan akibat gempabumi tersebut, hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 02.30 WIB atau pukul 04 30 WIT, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ).

Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, melalui rilis resminya.


Berita Terkait