Bareskrim Polri Nilai, Ada Unggahan Tak Pantas Di Medsos Soal Rasisme

Oleh Redaksi

25 January 2021 23:03 173 VIew

''Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono (tengah)''

Jakarta arfaknews – Dugaan tindakan rasisme kepada mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai, aparat kepolisian akan menerapkan konsep Presisi atau pemolisian prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan dalam mengusut kasus ini.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan, bentuk prediktif itu terwujud sejak adanya postingan akun Facebook atas nama Ambroncius Nababan pada 24 Januari 2021 lalu, menurutnya, polisi sudah melihat ada hal tak pantas dari unggahan pengguna media sosial tersebut.

Setelah dilakukan analisa oleh Bareskrim Polri, akun rasisme tersebut ada di media sosial yaitu Facebook, atas nama Ambroncius Nababan, diduga mengunggah foto tidak pantas, kata Argo di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/1/2021).

Diprediksi, pihak kepolisian pun langsung melakukan analisis sebagai bentuk responsibilitas terkait dengan perkara tersebut setelah adanya pelaporan di Polda Papua dan Polda Papua Barat, Bareskrim Polri langsung mengambil alih kasus itu.

Dengan analisis dilakukan Bareskrim, maka Polri sudah menghubungi Polda Papua Barat dan Polda Papua untuk melimpahkan LP tersebut ke Bareskrim Polri, kata Argo.

Berkat pelimpahan tersebut, Bareskrim Polri pun langsung bertindak cepat untuk memproses perkara ini, Diantaranya adalah memanggil Ambroncius Nababan dan akan memeriksa sejumlah saksi ahli.

Ditekankan pula dalam pengusutan kasus tindakan rasisme ini, Bareskrim Polri akan melakukan transparansi berkeadilan, sehingga proses hukum akan ditegakan kepada siapapun diduga kuat melakukan tindakan rasis tersebut.

Jangan membuat sesuatu yang nanti akan melanggar pidana. percayakan bahwa kepolisian akan transapran dalam melakukan penyidikan kasus ini, ungkapnya.


Berita Terkait