Jelang Putusan MK, Kandidat Smart dan Hebo Diminta Jaga Keamanan

Oleh Redaksi

16 February 2021 14:10 2476 VIew

''Tokoh Masyarakat di Manokwari, Daud Indouw, SH ''

Manokwari, arfaknews - Kedua kandidat Calon Bupati Kabupaten Manokwari dan masa pendukungnya diminta menjaga suasana tetap damai dan kondusif jelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugutan Hukum sengketa Pilkada 9 Desember 2020 lalu.

"Saya minta para pendukung Smart maupun Hebo untuk  menjaga Kota Manokwari tetap aman, damai dan Kondusif menjelang putusan sela di MK atas gugatan Pilkada,"ucap tokoh masyarakat, Daud Indouw saat diwawancarai, selasa (16/2/2021). 

Daud harapkan calon Bupati Manokwari nomor urut 01, Sius Dowansiba bersama pasangannya, maupun nomor urut 02, Hermus Indou bersama pasangannya untuk legowo menerima putusan di MK. 

"Siapapun yang terpilih nantinya, baik Pasangan Hebo ataupun Smart, adalah Bupati kita bersama. Bupati Kabupaten Manokwari,"ujarnya menambahkan. 

Disisi lain, Daud menjelaskan jalan gugatan adalah hak konstitusional setiap warga Negara. Setiap warga negara miliki hak yang sama dalam hukum. "Jadi sah - sah saja, siapa yang terpilih melalui putusan MK, sifatnya final dan mengikat. Kedua kandidat harus legowo menerima putusan itu," ujar salah satu intelektual asal suku Arfak ini. 

Daud juga berpesan agar masa pendukung dari kedua kandidat untuk tidak memanas - manaskan situasi kamtibmas di masyarakat.

Pemilu sudah selesai pada 9 Desember 2020 lalu, maka perdebatan soal pilkada sudah selesai. Saatnya kita kembali bersatu untuk membangun Kabupaten Manokwari tercinta. 

Sebagai salah satu kader dari partai pendukung pasangan Calon Smart, kami tetap legowo menerima putusan MK,"tegasnya.

"Saya harap, pendukung Smart maupun pendukung Hebo untuk tidak memprovokasi keadaan, baik melalui tindakan nyata atau menggunakan sosial media untuk memprovokasi keadaan dengan saling sindir menyindir dan  serang opini,"harapnya.

Kalau Manokwari kacau dan tidak aman, sudah barang tentu, kita sendiri yang rugi. Mari kita jaga keamanan, dan kedamaian bersama,"pintanya lagi. 

Sidang Gugatan Putusan Sela Pilkada Kabupaten Manokwari bersama dengan gugatan lainnya dijadwalkan pada 16 - 17 Februari 2021.

 

 


Berita Terkait