Cegah Peredaran Narkoba, 332 Warga Binaan di Lapas Manokwari Digeledah

Oleh Redaksi

20 February 2021 12:02 549 VIew

''Tim Gabungan Dirjen Kemenkumham, BNN Papua Barat dan Polisi Lakukan Pemeriksaan di Lapas Kelas II B Manokwari''

Manokwari, arfaknews - Antisipasi peredaran Narkoba di dalam lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Manokwari, Tim Gabungan BNN dan Polri yang dipimpin oleh Kasubdit Pencegahan dan Pemeliharaan Keamanan Direktorat Jendral Pemasyarakatan, Kementrian Hukum dan HAM melakukan penggeledahan terhadap 332 warga Binaan. 

Tim melakukan pemeriksaan di semua bilik, terdapat dua Blok dengan tambahan beberapa ruangan blok C, dan Blok Lapas Perempuan. Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap warga Binaan Lapas.

Kasubdit Pencegahan dan Pemeliharaan Keamanan, Direktorat Jendral Pemasyarakatan Dedy Setiawan mengatakan kegiatan yang dilakukan dengan melibatkan BNN dan Kepolisian merupakan Program Dirjen PAS Kemenkumham RI dalam mencegah penyimpanan barang  eletronik dan barang haram di Lapas.


"Ini merupakan upaya mendeteksi dini alat-alat yang masuk kedalam Lapas, termasuk Handfone, (HP) karena memang dengan adanya penggunaan HP didalam Lapas sering terjadi penyalahgunaan seperti Narkoba dan lain sebagainya" kata Dedy Setiawan di Manokwari, Jumat (19/2-2021)

Meski dalam kegiatan tersebut tim tidak menemukan Narkoba di dalam Lapas, namun sejumlah barang elektronik seperti Ponsel, Kipas Angin dan beberapa alat Elektronik.

"Kalau kita lihat situasi di Lapas Manokwari, nampak aman terkendali namun gedung kurang memungkinkan, mudah - mudahan kedepan bisa di tambahkan" ungkapnya.

Sementara Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Manokwari, Yulius Path, mengakui ditemukanya telepon genggam dan sejumlah barang elektronik di Bilik para Warga Binaan.

"Ini semua memang barang-barang terlarang, tetapi namanya juga mereka dengan berbagai cara memasukan entah lewat kunjungan keluarga, bahkan Narkoba sekakipun bisa dilempar dari luar" kata Yulius Path.

Karena itu, kami terus membangun komunikasi dengan BNN dalam rangka pencegahan peredaran Narkotika di dalam Lapas Manokwari.

"Tapi jelas barang-barang elektronik di larang Masuk di Lapas termasuk Ponsel, kipas angin dan label dan sebagainya" tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan, tim menemukan 6 buah handphone Android, Kabel Charger, Kabel Rol dan Komfor Listrik. 


Berita Terkait