Minim Anggaran, Pelaksanaan Rapimda DPD KNPI Papua Barat Diundur

Oleh Redaksi

03 March 2021 17:09 1324 VIew

''Konferensi Pers bersama Steering Committe dan Panitia Rapimda DPD KNPI Papua Barat''

Sorong, arfaknews - Minim Anggaran Pelaksanaan Kegiatan Rapat Pimpinan Daerah DPD KNPI Papua Barat, Panitia bersama Panitia Pengarah (steering committee) memundurkan pelaksanaan kegiatan hingga 29 Maret 2021.

Ketua Panitia Rapat Pimpinan Daerah,  Raymond Karubaba mengatakan panitia melakukan kordinasi dengan Panitia pengarah terkait evaluasi kesiapan - kesiapan Panitia menjelang Rapat Pimpinan Daerah DPD KNPI Papua Barat yang akan digelar di Kabupaten Sorong. 

"Untuk diketahui oleh semua Pengurus KNPI Papua Barat bahwa belum ada dana 1 Rupiah pun yang diberikan oleh KNPI Provinsi kepada Panitia semenjak dikeluarkan SK hingga hari ini. "Saat ini, Panitia bekerja dengan anggaran pribadi," ujarnya. 

Kami harapkan dukungan dari teman - teman pengurus  KNPI Provinsi untuk menyampaikan hal ini kepada Ketua KNPI  dan Pengurus DPD KNPI Provinsi karena belum ada respon hingga saat ini, katanya. 

Selanjutnya, Raymond menerangkan panitia telah berkordinasi dengan Pemerintah daerah Kabupaten Sorong, dan telah mendapat suport dari Bapak Bupati Kabupaten Sorong. 

"Untuk sementara dana dari Pemerintah Kabupaten Sorong masih dalam tahapan proses," ungkapnya. 

Kami juga berencana melakukan audiens dengan Wali Kota Sorong terkait kesiapan Panitia sebagai tuan Rumah. Pasalnya, Kabupaten dan Kota Sorong merupakan satu daratan yang tak terpisahkan dalam hal transportasi dan logistik Panitia. 

Raymond memaparkan, sesuai petunjuk dari Panitia Pengarah, Rapim akan mengakomodir semua OKP di Papua Barat baik OKP yang menyelenggarakan Musda di Manokwari maupun di Sorong. Tujuannya agar musda kali ini tidak terjadi kubu - kubuan lagi. 

Secara teknis kesiapan Panitia sudah siap melaksanakan Rapimda. Kini tahapan - tahapan pendaftaran kepesertaan akan 
dibuka pada Tanggal 15 Maret 2021 di jalan Kilo Meter 24 Kota Sorong. 

"Kami berharap pimpinan OKP dapat mendaftar sesuai dengan protap Covid 19,"harapnya.

Selanjutnya, Raymond menjelaskan rapat Pimpinan Daerah DPD KNPI Papua Barat akan dilaksanakan di Gedung ACC Kabupaten Sorong dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 150 orang. 

Sesuai anjuran Satgas Covid 19 maka jumlah perserta dibatasi. Delegasi dari DPD II Kabupaten/Kota 3 orang, sementara dari OKP 1 Orang paling banyak 2 orang. 

"Dari data yang diinventarisir kurang lebih jumlah kepesertaan Rapimda DPD KNPI Papua Barat mencapai 150 orang," jelasnya. 

Agenda Rapimda akan membahas sejumlah hal strategis, terutama tentang tempat, waktu pelaksanan Musda, serta kepesertaan Musda. 

Wakil Ketua Umum DPP KNPI Amin Ngabalin yang juga sebagai  Steering Committe  Rapimda DPD KNPI Papua Barat menjelaskan Rapimda akan membahas rangkaian kegiatan Musda, mengingat pandemi Covid 19.

"Berkaitan dengan  Kalender organisasi dan Pendemi Covid 19 maka akan dirangkaikan kegiatan Rapim bersamaan dengan Musda agar ada waktu untuk dilakukan pengamatan sebab pada musda sebelumnya terjadi dualime.

Sebagian OKP menggelar Musda di Manokwari yang melahirkan Bung Sius Dowansiba dan yang lain di Sorong melahirkan Bung Yanto Idjie,"bebernya.

Kepesertaan ini kata Ngabalin, akan  diverifikasi ulang baik OKP yang mendaftar di Musda Manokwari maupun yang mendaftar di  Musda Sorong.

Semua akan diakomodir, dan diverifikasi ulang untuk ditetapkan undangan dan peninjau agar menghindari perpecahan lagi.

Sebelumnya, Rapimda direncanakan pada 22 Maret 2021 namun terkait dukungan anggaran, diundurkan hingga tanggal 29 Maret 2021.


Berita Terkait