Resmi, Bupati Kasihiw Cabut Izin Perkebunan Sawit PT. Bintuni Sawit Makmur

Oleh Redaksi

08 April 2021 09:04 997 VIew

''Gambar ilustrasi/sumber: Sosial Media''

Bintuni, arfaknews - Secara Resmi Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Ir. Petrus Kasihiw mencabut Izin Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit dari PT.  Bintuni Sawit Makmur.

Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Teluk Bintuni nomor:188.4.5/ A -19/2021 tertanggal 23 Maret 2021 tentang pencabutan Keputusan Bupati Teluk Bintuni nomor 188.4.5/A -58 Tahun 2013 tentang Izin lokasi untuk keperluan pembangunan Kelapa Sawit kepada PT. Bintuni Sawit Makmur. 


Direktur YLBH Sisar Matiti, Yohanis Akwan memberikan apresiasi kepada Pemerintahan Piet - Matret yang telah peduli dan tegas atas Izin - Izin investasi yang tidak memberikan kontribusi bagi masyarakat.

"Sikap Bupati dalam kebijakan mengeluarkan keputusan pencabutan izin perusahan PT.Bintuni Sawit Makmur patut di berikan apresiasi karena Bupati berani mengambil sikap tegas itu, "kata Yohanis Akwan  kepada Media ini, Kamis (8/4/2021).

Mantan aktivis lingkungan ini menerangkan bahwa langkah itu diambil oleh Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni karena PT. Bintuni Sawit Makmur tidak memanfaatkan izin sesuai peruntukannya.

"Dari hasil evaluasi yang di lakukan pemerintah daerah Teluk Bintuni, Perusahan PT.Bintuni Sawit Makmur tidak memanfaat lokasi tersebut untuk bekerja untuk kesejahteraan rakyat tetapi dimanfaatkan izin tersebut untuk mengambil kayu di dalamnya," ungkap Akwan.

PT. Bintuni Sawit Makmur sudah mendapat izin hak guna usaha tetapi tidak melakukan kegiatan di lapangan.

Dari evaluasi pemerintahan Piet-Matret terhadap proses perizinan kelapa sawit di Teluk Bintuni guna melihat apakah izin hak guna usaha atau HGU sesuai prosedur ternyata tidak sesuai prosedur, maka Bupati Piet - Matret secara resmi mencabut Izin Pembangunan Perkebunan Sawit dari Perusahaan PT. Bintuni Sawit Makmur, tukasnya.


Berita Terkait