Rakyat Ancam Demo Desak KPU Sahkan Hasil PILKADA Teluk Wondama

Oleh Redaksi

20 April 2021 10:10 1138 VIew

''Anggota DPR Papua Barat, Yan Anton Yoteni''

WONDAMA, ARFAKNEWS – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Teluk Wondama dan KPU Provinsi Papua Barat maupun KPU RI didesak mempercepat proses penetapan hasil Pemilukada Kabupaten Teluk Wondama melalui Pemungutan Suara Ulang (PSU) Kabupaten Teluk Wondama pada 8 April 2021 kemarin.

Kami mendesak KPU Kabupaten Teluk Wondama, disuport oleh KPU Provinsi Papua Barat maupun KPU RI untuk percepat penetapan hasil pemilukada Teluk Wondama,”Kata Anggota DPR Papua Barat (Fraksi Otsus) Yan Anton Yoteni Kepada Media ini, Selasa (20/4/2021).

Anggota DPR Papua Barat (Fraksi Otsus) asal Daerah Pengangkatan Teluk Wondama ini mengungkap kondisi perputaran ekonomi di daerah Kabupaten Teluk Wondama mengalami krisis, bahkan pembangunan belum berjalan efektif.

“Masyarakat susah, pembangunan belum berjalan, daerah belum ada uang, masih menunggu Bupati definitif untuk jalankan pembangunan di Teluk Wondama,” ujar Yoteni.

Menurut Yan, kondisi perputaran ekonomi di Kabupaten Teluk Wondama berpotensi konflik jika proses penetapan Bupati definitif dibiarkan berlarut -larut.

Kondisi ini jika dibiarkan berlarut – larut akan berpotensi konflik di masyarakat. Masyarakat lagi susah, tidak ada uang di daerah, karena itu kami desak KPU segera sahkan dan tetapkan hasil Pilkada Wondama, agar dilantik bersamaan dengan Pelantikan Bupati Kabupaten Fakfak dan Kaimana yang direncanakan pada 26 April 2021 mendatang.

PSU telah dilaksanakan dan perolehan suara telah diketahui publik, namun hingga hari ini belum dilakukan proses penetapan. Kami beri waktu dalam tiga hari ini kedepan, jika tidak direspon oleh KPU maka kami akan turunkan massa untuk duduki Kantor KPU Teluk Wondama,”Kata Yan Yoteni yang juga selaku kepala Suku Wondama Provinsi Papua Barat.

Selanjutnya, sebagai Kepala Suku Wondama Yan juga mengimbau kepada pasangan terpilih untuk mengakomodir semua anak – anak Wondama dalam mewujudkan Pembangunan di Kabupaten Teluk Wondama.

Sebagai Kepala Suku Besar Teluk Wondama di Provinsi Papua Barat, saya minta Bupati Teluk Wondama terpilih untuk merangkul anak – anak Wondama kembali. Pilkada sudah berakhir, dan hanya satu calon saja yang harus ditetapkan bukan dua atau lebih maka saya minta semua pihak legowo terima hasil yang ada,”harap Dia.

Saya juga berharap Bupati terpilih untuk merangkul semua anak – anak Wondama kembali, merangkul para rivalnya, duduk bersama – sama, saling mendukung dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Teluk Wondama,”tukasnya.


Berita Terkait