100 Hari Kerja, Bupati Fredy Gratiskan Kesehatan dan Pendidikan di Kabupaten Kaimana

Oleh Redaksi

28 April 2021 00:01 572 VIew

''Bupati Kabupaten Kaimana, Freddy Thie''

KAIMANA, ARFAKNEWS – Bupati Kabupaten Kaimana Freddy Thie dan Hasbulla Furuada berkomitmen menggratiskan pelayanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat. 

Sebagai Bupati dan wakil Bupati  periode 2021-2025, kami tetap akan melanjutkan pembangunan yang dilakukan oleh bupati sebelumnya. Kami akan evaluasi kembali, yang baik kita pertahankan dan yang masih kurang kita tingkatkan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat  Kaimana.

Kami tidak akan bermain – main dengan pelayanan kepada masyarakat.  Dalam janji kampanye, kami akan memberikan pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis kepada masyarakat,”kata Bupati Freddy saat berada di Manokwari, Senin (26/4/2021).

Dia mengatakan sangat miris melihat biaya kesehatan yang sangat membebani masyarakat Kaimana. “Kalau mama – mama operasi sesar biayanya cukup besar kurang lebih diatas 10 juta. Bagi pelaku usaha mungkin bisa diatasi, tapi kalau kita punya masyarakat dari kampung – kampung, mau dapat uang dari mana. Karena itu kami berkomitmen untuk menggratiskan biaya kesehatan.

Selain Kesehatan, Bupati Freddy juga bakal melakukan evaluasi kembali pelayanan pendidikan di Kabupaten Kaimana. “Setahu kami, wajib belajar 9 tahun itu gratis tapi kenapa masih ada bayar – bayar.  Biiaya administrasi saat mendaftar di tahun ajaran baru, bahkan biaya pakaian dan sebagainya. Kami akan evaluasi dan gratiskan.”tegasnya.

Selain itu, Bupati Freddy juga mengatakan akan melakukan evaluasi kinerja ASN di Kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat. Kita akan mengevaluasi kinerja ASN dan kita harapkan mereka yang diberikan amanah bisa bekerja baik. Saya bersama wakil Bupati akan tegaskan disiplin ASN  sesuai aturan.  

Kita mau ASN masuk pagi pulang sesuai Jam kantor. Jangan masuk pagi pulang siang hari atau malas berkantor bahkan  tidak pernah ada di tempat tugas selama berbulan -  bulan, apalagi  ditempatkan di kampung – kampung, tapi terima gaji. Kami akan tindak tegas.

"Kalau diberikan surat cinta pertama masih keras kepala, surat cinta kedua juga masih demikian maka kami akan tindak tegas sesua aturan. Kami inginkan kita sama – sama melakukan pelayanan terbaik bagi masyarakat,”tegas Freddy.

Selanjutnya, Freddy menambahkan dalam mudik lebaran tentunya Pemerintah Kabupatan Kaimana akan tegak lurus sesuai arahan pemerintah pusat maupun pemerintah Provinsi. Sebagai Pemerintah di Tingkat Kabupaten, kami akan jalankan sesuai  arahan pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi.

Puji Tuhan, hingga kini Kaimana masih Zona hijau, jadi kita tidak terlalu panik. “Kami akan minta masukan dari Gugus Tugas atau dari Dinas Kesehatan terkait  model penanganan Covid 19 di Kaimana,”jelasnya.


Berita Terkait