Prihatin, Komunitas Diving Ambil langkah Bersihkan Laut Kota Manokwari

Oleh Redaksi

04 June 2021 22:10 676 VIew

''Sampah di Dalam Laut Kota Manokwari''

Manokwari, arfaknews - Ketapang Diving Club Manokwari berkerjasama dengan komunitas Club Diving di Manokwari dan komunitas peduli lingkungan serta instansi dan lembaga terkait melakukan aksi kemanusiaan pengangkatan sampah laut dan penanaman terumbu karang selama 3 (tiga) hari dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. (Kamis, 03/05).

Bung Echon, Ketua Komunitas Ketapang Diving Club Manokwari mengatakan aksi tersebut merupakan langkah yang diambil dengan melibatkan pemuda- pemudi Kwawi dalam menangani persoalan sampah laut dan biota laut Manokwari yang memprihatinkan. 

“Kegiatan saat ini berupa pengangkatan sampah laut sekitar Pantai Kwawi, selain itu ada pemutaran film tentang pemeliharaan maupun penanaman terumbu karang bekerjasama dengan Pihak Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unipa serta serta Komunitas Diving lainnya serta kelompok peduli lingkungan,"kata Dia.

Semoga puncak dari kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tanggal 5 Juni, menjadi ajang sinergitas dan kolaborasi bersama dalam menjaga lingkungan khususnya laut Manokwari tetap terjaga untuk anak cucu dan terus akan melakukan pemeliharaan dan penanaman terumbu karang di setiap lokasi yang telah rusak habitatnya,” harap Echon 

Sementara itu, Bendahara Komunitas Faknik Diving Club Fakultas  Perikanan dan Ilmu Kelautan Unipa, Ruth Imbiri, mengatakan terumbu karang di sekitar daerah Teluk Doreri Manokwari sangat memprihatinkan. 

"Kami harap perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk terus menjaga laut Manokwari tetap terjaga dan terpelihara dari kerusakan dan kepunahan terumbu karang,"Harap Ruth yang just merupakan salah satu Tim Pemantauan Karang di bentang laut Kepala Burung Papua. 

Turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, yakni Ketapang Diving Club Manokwari, Gwamti Sea Community, Komunitas Anak Air Manokwari, di dukung oleh Pol Air dan Komunitas peduli lingkungan lainnya serta instansi teknis pada Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dipusatkan di Pantai Kwawi dengan penanam terumbu karang.

Selanjutnya, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran, Kerusakan Lingkungan Hidup dan Keanekaragaman Hayati, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manokwari, Yohanes Ada’ Lebang, mengapresiasi aksi peduli lingkungan yang dilakukan dan diinisiasi secara sukarela dan swadaya oleh Komunitas “Ketapang Diving Club Manokwari” dalam menjaga lingkungan hidup dari kerusakan dan pencemaran yang terjadi.

“Pengendalian pencemaran dan upaya pencegahan kerusakan lingkungan hidup menjadi tanggungjawab bersama khususnya penanganan sampah laut dan terumbu karang, untuk itu semua pihak diharapkan mempunyai komitmen dan gerak yang sama dalam menjadikan persoalan lingkungan hidup saat ini sebagai urusan wajib dan prioritas. 

Baik itu Pemerintah, swasta dan masyarakat semua harus peduli dan medukung serta bergandeng tangan mengambil peran untuk menyelamatkan lingkungan hidup di tanah Arfak Tercinta Kota Peradaban Orang Papua untuk Generasi Emas Papua," harap Lebang


Berita Terkait