Ibarat Primadona Mungil Ditengah Hutan Bakau, Prestasi Ir. Kasihiw Bangun Kabupaten Teluk Bintuni

Oleh Redaksi

09 June 2021 22:01 776 VIew

''Foto Lapangan Upacara HUT Kebupaten Teluk Bintuni di Gelanggang Argo Segimerai yang berlokasi di Distrik Bintuni Timur Kabupaten Teluk Bintuni Papua Barat''

Teluk Bintuni, arfaknews - Lima tahun sudah, Bupati Petrus Kasihiw dan Wakil Bupati Matret Kokop menoreh Prestasi gemilang dalam mengubah wajah Kabupaten Teluk Bintuni yang baru berusia 18 Tahun, namun perkembangannya seperti primadona mungil ditengah Hutan Bakau Negeri Sisar Matiti. 

Prestasi tersebuat di antaranya pembangunan infrastruktur jalan yang terhubung distrik, penataan jalan pusat Kota, pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menata manajemen tata kelola Keuangan Daerah yang efisien, serta menata wajah Kota Bintuni yang mengalami perubahan signifikan dalam 5 tahun terakhir. 

Kebijakan Bupati Petrus Kasihiw dalam mengentas kemiskinan dapat dilihat dalam data Badan Pusat Statistik RI menunjukkan angka kemiskinan di Kabupaten Teluk Bintuni terus mengalami penurunan, hingga kini berada di angka 29,39% atau mengalami penurunan sebesar 1,18% dibandingkan angka tahun lalu sebesar 30,57%. 

kedua, berturut-turut - turut Kabupaten Teluk Bintuni meraih delapan kali Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Laporan Hasil Pemerikasaan terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang diberikan oleh BPK RI.

"Delapan kali WTP ini sebagai sebuah pengakuan atas capaian pelaksanaan mandat pemerintahan serta menjadi alat untuk menilai kinerja keuangan pemerintah daerah namun tentunya juga merupakan suatu tantangan bagi pemerintah daerah agar terus mempertahankan performa keuangan yang sesuai standar serta memberikan pertanggungjawaban kinerja kepada masyarakat terutama dalam bidang keuangan," kata Bupati Kasihiw saat memimpin Upacara Peringatan Dirgahayu Teluk Bintuni Ke 18 Tahun, di Lapangan Gelanggang Argo Sigemerai, Rabu (9/6/2021). 

Tak hanya itu, dalam 5 Tahun Kepemimpinan Bupati Petrus Kasihiw dan Wakil Bupati Matret Kokop, terus mengusahakan Pembangunan infrastruktur yang mendukung hajat hidup masyarakat banyak, baik Infrastruktur jalan, sarana prasarana dan fasilitas publik. 

Bertepatan dengan Upacara Peringatan HUT 18 Tahun Kabupaten Teluk Bintuni, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan turut hadir sekaligus meresmikan 8 fasilitas pemerintahan dan fasilitas umum antara lain Gedung Kantor Distrik Bintuni, Gedung Kantor Distrik Babo, Gedung Kantor Dinas Kominfo, Pool AMB, Pasar Rakyat Manimeri, Pasar Mama Papua, Puskesmas Manimeri serta Gelanggang Argosigemerai yang venue-nya telah digunakan sebagain lapangan Upacara HUT Teluk Bintuni Ke 18 Tahun. 

Selain itu, pemerintah daerah Kabupaten Teluk Bintuni juga terus mengupayakan berbagai hal demi mempertahankan kesejahteraan masyarakat di tengah pandemi covid ini, antara lain bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk terus memberikan dana stimulan bagi pekerja informal maupun pelaku UKM agar dapat menjalankan dan mempertahankan usaha kecil menengah, dan memberikan bantuan-bantuan berupa bahan pokok kepada masyarakat.

Selanjutnya, Bupati Kasihiw juga terus mengenjot keterhubungan (konektivitas) ke semua distrik baik infrastrukur darat, laut maupun udara. 

"Diharapkan dalam waktu dekat, seluruh distrik di Teluk Bintuni telah terhubung dengan ibu kota kabupaten sehingga alur perpindahan manusia, barang dan jasa makin lancar," ujarnya. 

Selanjutnya, Bupati Teluk Bintuni terus berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat Teluk Bintuni yang maju, produktif dan berdaya saing, dengan menyiapkan SDM unggul melalui bantuan studi kepada ratusan mahasiswa asal kabupaten Teluk Bintuni  yang sedang menempuh pendidikan di kota-kota studi. 

Lebih Lanjut Bupati Petrus Petrus Kasihiw mengajak semua pihak di Kabupaten Teluk Bintuni untuk menjaga kerukunan, hubungan Kekeluargaan, dan semangat persatuan yang melandasi kerja bersama kita dalam membangun Teluk Bintuni ke depan. 

Saya pribadi percaya bahwa keberagaman merupakan anugerah yang harus disyukuri oleh segenap elemen masyarakat. Perbedaan bukanlah sebuah titik Nadir yang melemahkan melainkan perbedaan yang dirajut lewat keharmonisan merupakan sebuah kekuatan yang memungkinkan segenap elemen yang berbeda itu untuk saling mengisi. 

"Saya percaya bahwa bersatu di tengah perbedaan menjadi kunci menuju kemajuaan Kabupaten Teluk Bintuni yang dicita - citakan bersama," tukasnya.


Berita Terkait