Abaikan Pencaker Lokal Bintuni, Kinerja Disnakertrans dan CSTS Dipertanyakan

Oleh Redaksi

01 July 2021 19:01 781 VIew

''Direktur YLBH Sisar Matiti, Yohanis Akwan, SH''

Teluk Bintuni, arfaknews - Masyarakat minta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Teluk Bintuni dan CSTS (Chiyoda, Saipem, Tripatra, SAE) memberikan alasan terkait fokus penerimaan Tenaga Kerja di Perusahaan BP Tangguh di Kabupaten Fakfak, dan di Wilayah Sorong. 

"Kami menilai terjadi hal yang aneh dalam penerimaan Tenaga Kerja di BP Tangguh, karena selama ini rekuitmen selalu bertumpuh pada Kota Sorong dan Fakfak, pada hal perusahan berdomisili di Teluk Bintuni," Kata Direktur YLBH Sisar Matiti, Yohanes Akwan, melalui realis diterima Media, kamis (1/7/2021). 

Yohanes mengungkap 10 tahun terakhir rekuitmen Tenaga Kerja selalu dipusatkan di kota Sorong dan Kabupaten Fakfak. 

Selama 10 tahun ini Disnakertrans tidak kooperatif untuk mengumumkan informasi terkait rekuitmen di BP Tanggguh. Harusnya, dilaporkan kepada pemerintah daerah agar pemerintah tahu alasan rekuitmen tenaga kerja lebih dipusatkan di Kota Sorong dan Fakfak ketimbang di Bintuni sendiri.

Kami minta manajemen BP Tangguh beri alasan kenapa rekuitmen tenaga kerja melalui CSTS lebih fokus ke Sorong dan Fakfak sementara Kabupaten Teluk Bintuni diabaikan. 

"Tahun ini lagi sudah dibuka, rekuitmen sudah berjalan di Sorong dan Fakfak, sementara di Bintuni sendiri tidak terlalu nampak," ungkap dia.

Kami berharap  perusahan yang berinvestasi di Teluk Bintuni, harus benar - banar memberikan  kesempatan yang  seluas - luasnya untuk penduduk di Teluk Bintuni. 

Sabab selama ini kata Yohanis, masyarakat resah dengan sikap CSTS sebagai Vendor dalam menerima tenaga kerja yang lebih menitikberatkan pada pembukaan penerimaan di Sorong dan Fakfak.

Kami baru dengar informasi setelah rekuitmen sudah dibuka di Sorong dan Kabupaten Fakfak. Apakah Disnaker tidak Kordinasi atau seperti apa, perlu dijelaskan sehingga para pencaker di Teluk Bintuni tidak menjadi resah dan bertanya - tanya.

Disisi lain Kata Yohanes Pemerintah Teluk Bintuni terus mengenjot pembangunan SDM melalui kerjasama dengan Petrotekno untuk bekerja di BP Tangguh dan perusahaan lainnya yang berinvestasi, terutama di Teluk Buntuni. 

"Kami harap investasi yang berada di Teluk Bintuni harus memberikan ruang untuk menyerap Tenaga Kerja di Teluk Bintuni sebagai penerima manfaat/dampak dari investasi di Teluk Bintuni," harapnya.


Berita Terkait