Hari Kedua PPKM, Sejumlah Maskapai Batal Penerbangan Ke Manokwari Papua Barat

Oleh Redaksi

07 July 2021 00:08 1163 VIew

''Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Rendani Paryono,S.SiT., MM''

Manokwari, arfaknews – Hari Kedua setelah diterapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro di Papua Barat, sejumlah Maskapai Batal Sementara Penerbangan (Cancel flight) ke Manokwari hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Rendani Paryono kepada pekerja media saat ditemui diruang kerjanya,  Selasa 6 Juli 2021.  

Paryono menerangkan berdasarkan Surat Instruksi dari Satgas Covid 19 Nasional tertanggal 3 Juli 2021, dan Instruksi Menteri Perhubungan terkait PPKM skala Mikro yang mulai diberlakukan tanggal 5 Juli 2021. 

Selanjutnya, Instruksi Gubernur Papua Barat terkait pemberlakukan PPKM yang mulai berlaku tertanggal 5 Juli 2021 pula, maka di hari kedua sejumlah Maskapai sudah mengkonfimasi pembatalan  Penerbangan (Cancel Fligth) diantaranya Penerbangan tiap hari antara lain Lion Air, Batik Air, Wings. Sementara Sriwijaya dan Garuda Indonesia belum mengkonfirmasi.

Paryono menerangkan, Lion Air untuk penerbangan rute Makasar- Rendani, Sorong – Rendani sudah mulai membatalkan penerbangan sejak 6 juli 2021 dan akan beroperasi kembali pada 20 juli 2021.

Wings  mulai Cancel penerbangan pada besok (7/7)  untuk penerbangan  Manokwari – Sorong dan Manokwari – Nabire dan akan beroperasi kembali pada 20 Juli 2021. Sedangkan Penerbangan Wings jadwal Siang belum mengkonfirmasi, biasanya pemberitahuan H-1  atau malam harinya sudah ada pemberitahuan”kata dia.

Sedangkan,  Batik Air rute penerbangan Sorong- Manokwari PP mulai Cancel pada tanggal 7 hingga 20 Juli 2021, sementara Penerbangan Siang dari Sorong – Manokwari belum ada pemberitahuan. 

Selanjutnya, Sriwijaya  tiap hari Senin, Rabu, Jumaat rute Manokwari – Jayapura PP dan Rute Manokwari – Sorong tiap hari Senin – Sabtu. "Untuk penerbangan Besok tidak Cancel," ujarnya. 

Sedangkan, Rute Garuda Indonesia pada hari kamis, kata Paryono belum ada pemberitahuan, nanti dikonfirmasi jika ada pemberitahuan”jelasnya. 

Lebih lanjut, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Rendani ini mengatakan pelayanan operasional Bandara berjalan optimal dengan memperhatikan protokol kesehatan. Dengan tetap malaksanakan instruksi Gubernur terkait syarat – syarat penerbangan, wajib mengantongi Hasil Tes PCR untuk penerbangan Luar Papua Barat dan untuk penerbangan dalam Papua Barat diperbolehkan mengantongi Hasil Tes Antigen. Tapi Kalau miliki Tes PCR jauh lebih baik,”jelasnya.

Paryono menambahkan terkait dengan pelayanan Kesehatan,  Satgas Covid 19  selalu bersiaga di Bandara untuk melaksanakan Instruksi Gubernur Papua Barat guna memfilter penumpang sesuai dengan syarat berdasarkan instruksi Gubernur. 

Misalnya masuk ke Papua Barat dengan menyertakan Sertifikat Vaksin dan Tes PCR dan syarat – syarat lain seperti ijin Dinas, dan sebagainya,”terangnya.


Berita Terkait