Menuju Pemilu 2024, Perindo Papua Barat Gelar Muskerwil dan Gencarkan Konsolidasi

Oleh Redaksi

08 July 2021 23:10 319 VIew

''George M. B Paiki, S.IK''

Manokwari, arfaknews -  Menuju Pemilu 2024, Dewan Pengurus Wilayah Partai Perindo Provinsi Papua Barat melakukan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) tahun 2021 dan melakukan konsolidasi pengurus Partai Perindo baik di tingkat DPW maupun di tingkat DPD Kabupaten/Kota se Papua Barat. 

Sekretaris Panitia, George M.B Paiki mengatakan Musyawarah Kerja Partai Perindo Provinsi Papua Barat dilakukan guna mengevaluasi program kerja selama setahun dan merencanakan  program - program partai berikutnya. 

"Tujuan dari Muskerwil ini yakni mengevaluasi program Partai Perindo se Papua Barat, menetapkan program konsolidasi internal Partai,"ujarnya 

Paiki mengungkap Musyawarah Kerja akan dilaksanakan pada 27 - 28 Agustus 2021 di Manokwari Papua Barat.

Kegiatan  ini akan  dihadiri oleh DPP Partai Perindo, Pengurus DPW  dan DPD Partai Perindo Kabupaten/Kota. Kami juga akan mengundang seluruh kader Partai Perindo yang menjadi anggota legislatif baik di Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Papua Barat dan serta sayap Partai. 

Dengan kehadiran semua komponen Partai  Perindo baik pengurus DPW maupun  DPD Partai Perindo di tingkat Kabupaten/Kota diharapkan dapat mempersiapkan, dan melakukan konsolidasi Partai menuju Verifikasi Partai,"terangnya.

Disisi lain, George menambahkan panitia akan melakukan  evaluasi jika ternyata tanggal yang ditentukan, masih diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro di Papua Barat. 

Kami akan lihat, kalau masih PPKM nanti akan dievaluasi kembali. Yang jelas, semua kader Partai Perindo taat  terhadap anjuran Pemerintah dalam melaksanakan  protokol kesehatan. 

Selanjutnya, seluruh Kader Partai Perindo di Papua Barat diimbau untuk mensukseskan kegiatan Muskerwil Partai Perindo Papua Barat. 

"Kami panitia Imbau kepada seluruh Kader Partai Perindo untuk bersama - sama, mensukseskan kegiatan Muskerwil Partai Perindo Provinsi Papua Barat,"harapnya.


Berita Terkait