Advokat Desak Panglima TNI Tindak Tegas Kedua Oknum TNI

Oleh Redaksi

27 July 2021 18:09 2907 VIew

''Aksi Kedua Oknum TNI Saat Mengamankan salah satu Penyandang Disabilitas di Merauke Papua''

Manokwari, arfaknews - Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, mengutuk saya sangat mengutuk keras Oknum Anggota Polisi Militer kepada seorang warga tuna Rungu di Merauke Papua. 

"Saya mengutuk keras tindakan oknum anggota Satuan Polisi Militer (Satpomau) TNI Angkatan Udara atas nama Serda Dimas dan Prada Vian yang pada Senin (26/7) telah melakukan tindakan berlebihan bahkan diduga menggunakan kekuatan berlebihan (abuse of power) dalam menindak seorang terlapor  berstatus tuna rungu di salah satu warung makan di Jalan Mandala, Merauke, Provinsi Papua,"kata Yan Christin Warinussy melalui Realis kepada Media ini, Selasa (26/7/2021).

Menurut Yan, tindakan kedua oknum polisi militer TNI AU tersebut sangat berlebihan hingga menjadi viral di berbagai media sosial. Bahkan tindakan salah satu oknum anggota POMAU tersebut telah menginjak kepala dari si terlapor yang sudah diamankan dengan cara "dilumpuhkan" ke tanah.

Perbuatan kedua oknum ini jelas bersifat individualistik yang mengarah kepada tindakan diskriminasi rasial yang tidak dibenarkan menurut UU No.40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Apalagi perbuatan kedua oknum anggota POMAU tersebut diduga keras dilakukan terhadap sesorang yang mengalami disabilitas yaitu bisu atau tuna rungu. 

Saya mendesak Panglima TNI untuk mengambil tindakan tegas dengan memproses kedua oknum tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Berita Terkait