Apresiasi, Bupati Manokwari Diminta Prioritaskan Pelebaran Jalan Padat Lalulintas

Oleh Redaksi

12 August 2021 07:12 1144 VIew

''Foto Jalan Drs. Esau Sesa Manokwari/istimewa''

Manokwari, arfaknews - Tokoh Masyarakat memberikan  apresiasi kepada Bupati Manokwari atas komitmennya dalam meninjau dan mengembangkan infrastruktur jalan di kota Manokwari. 

"Saya memberikan apresiasi dan dukungan kepada Bapak Bupati Manokwari yang mau mengambil langkah untuk mengembangkan infrastruktur jalan di Kota Manokwari. Mengingat Manokwari adalah Ibu Kota Provinsi dan juga sebagai Icon Provinsi Papua Barat," Ucap salah satu tokoh Masyarakat di Manokwari, Daud Indouw kepada Media ini, Rabu (11/8/2021). 

Daud menjelaskan, langkah itu perlu diambil oleh pemerintah daerah Kabupaten Manokwari, mengingat daya tampung kendaraan, berbanding terbalik dengan volume luas jalan sehingga berpotensi memperlambat arus mobilisasi lalulintas. 

"Kami masyarakat harap, bapak Bupati segera ambil langkah untuk merubah wajah Kota Manokwari dengan mengembangkan infrastruktur jalan di Kota Manokwari,"ujar Daud

Selanjutnya, Daud  meminta Bupati Manokwari untuk menaruh perhatian terhadap perluasan jalan di Manokwari sesuai dengan tahapan dan kondisi anggaran yang ada. 

Saya usulkan pemerintah daerah Kabupaten Manokwari untuk memfokuskan perhatian terhadap pelebaran Jalan Drs. Esau Sesa hingga Maruni Manokwari. 

Jalan itu, Kata Daud sudah dicanangkan untuk dibangun maka perlu perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari untuk menaruhnya dalam skala prioritas pembangunan pelebaran jalan di Kota Manokwari. 

Mengingat, jalan dari Sinar Suri Wosi Manokwari hingga ke Maruni merupakan jalur protokol yang menghubungkan sejumlah fasilitas pemerintahan baik Perkantoran Bupati, Perkantoran Gubernur, Pangdam XVIII/Kasuari dan Mabes Polda Papua Barat. 

Selain itu, Jalan Sinar Suri - Maruni juga merupakan jalur trans Papua Barat yang menghubungkan berbagai Kabupaten, baik Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Wondama, dan Kabupaten Tambrauw, Maybrat dan Kota Sorong. 

Dia mengungkap, sejak patok pelebaran jalan dilaunching oleh Pemprov Papua Barat pada tahun 2019 lalu, dengan patungan Dana Shering antar Pemprov dan Pemkab Manokwari namun hingga kini belum ada langkah kongkrit untuk membangun jalan tersebut. 

Disisi lain, pembangunan sejumlah bangunan usaha dan bangunan pemukiman warga semakin banyak dipinggiran area badan jalan tersebut. 

Karena itu, Kami harap ada ketegasan dari Bupati sehingga warga tidak membangun bangunan melebihi batas patok pelebaran jalan yang di sudah dicanangkan. 

Pemkab Manokwari segera melakukan pengukuran dan pembayaran ganti rugi biaya pelebaran jalan sehingga warga tidak seenaknya membangun diluar dari batas patok yang sudah dicanangkan. 

Kami tidak ngotot tapi perlu dibangun sebab selama ini arus lalulintas cukup macet, terutama dari jalan Esau Sesa hingga perkantoran Gubernur di Arfai. 

Karena itu menurut Daud, Pemkab mengembangkan jalan alternatif itu baik namun perlu mengembangkan jalan Sinar Suri Esau Sesa sebagai salah satu skala prioritas yang mesti dibangun. "Pelebaran Jalan Esau Sesa Wosi Manokwari Barat hingga Maruni Distrik Manokwari Selatan," tukasnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (7/8/2021) pekan kemarin, Bupati Manokwari, Hermus Indouw meninjau sejumlah infrastruktur jalan di Kota Manokwari Papua Barat. 

Infrastruktur jalan yang ditinjau antara lain, jalan alternatif Soribo menuju Mako Brimob Polda Papua Barat, Jalan Trikora Wosi, Jalan Condronegoro, Perempatan Makalow dan Pertigaan Kodim 1801 Manokwari, dan Jalan Sarina menuju Kawasan Gunung Meja.  


Berita Terkait