Intelektual Arfak Kritisi Security Partai Nasdem Dalam Acara Vaksinasi Di Kota Sorong

Oleh Redaksi

23 August 2021 11:11 2150 VIew

''Intelektual Arfak, Daud Indouw, SH''

Manokwari, arfaknews - Salah satu Intelektual Arfak di Manokwari sayangkan tingkat Security Partai Nasdem saat menurunkan Ketua Partai Nasdem Papua Barat yang juga sebagai orang nomor satu di Papua Barat dalam acara vaksinasi masal yang dilakukan di Kota Sorong pada Sabtu 21 Agustus 2021 kemarin. 

"Saya sayangkan Kader Nasdem biarkan Bapak Ketua Nasdem, yang juga adalah Gubernur Papua barat terjebak dan beradu argumen dengan Kasat Pol PP yang secara hierarki, tidak ada level sama sekali,"kata Daud Indow

Kalau Bapak Dominggus Berdebat dengan Pak Walikota Sorong, barulah diturunkan. Ini Pol PP, levelnya Wakil ketua atau ketua Kota Sorong atau kader Nasdem yang lain. Bukan kalian dorang Bapak yang maju berhadapan. 

"Kehadiran Bapak Dominggus Mandacan sebagai Ketua Nasdem Papua Barat, namun Baju Gubernur tetap melekat dalam dirinya. Maka, security Nasdem harus diperketat bukan biarkan beliau terjebak di tengah - tengah perdebatan itu," ujar Daud sembari mengkritisi kader Nasdem. 

Mestinya, H - 1 Nasdem Sorong harusnya evaluasi sebelum menurunkan Bapak Dominggus ke area tersebut. Kalau surat belum direspon, jika administrasi belum lengkap harusnya disterilisasi dulu, bukan biarkan kondisi tersebut terjadi dalam acara yang dihadiri oleh Bapak Dominggus. 

Ini sengat memukul kami anak - anak Arfak. Orang tua kami, kepala suku besar pedalaman Arfak yang kami sangat hargai diperhadapkan dengan situasi demikian. 

Saya sangsi sekali terhadap kinerja Partai Nasdem. Harusnya kordinasi, sterilisasi area dulu sebelum turunkan Bapak Ketua Nasdem yang juga menjabat sebagai Gubernur. 

Selama kami jalan dengan Bapak Dominggus Mandacan, selalu kami sterilkan situasi sebelum beliau diturunkan. Namun yang terjadi kemarin, sepertinya tidak ada tingkat sterilisasi saat Sat Pol PP datang gunakan mobil sirene, ancam bubarkan kegiatan vaksinasi yang dihadiri oleh Bapak Dominggus. 

Parahnya lagi kalian (kader Nasdem - red) biarkan Bapak Dominggus hadir ditengah - tengah perdebatan. Seakan  tidak ada panitia, atau Ketua Nasdem Kota Sorong atau Kader Nasdem yang lain yang harus beradu argumen dengan Sat Pol PP. 

Saya tidak terima dengan itu, Partai Nasdem harus bertanggungjawab. Bapak Dominggus Mandacan bukan saja sebagai Gubernur atau Ketua Partai, beliau juga sebagai kepala Suku Besar pedalaman Arfak"tegasnya.

Lain kali, kalau ada kegiatan vaksinasi dimana, atau acara- acara Nasdem di daerah mana, kalian (kader Nasdem) sterilkan situasi dulu, sebelum turunkan bapak Dominggus Mandacan. Kami tidak pernah biarkan beliau terjebak dengan situasi seperti kemarin di Kota Sorong. Ini sangat memukul kami,".tukasnya.


Berita Terkait