Gubernur Papua Barat Serahkan Bantuan Dana 15 Juta kepada 25 Ilmuwan Muda Papua

Oleh Redaksi

17 September 2021 23:01 715 VIew

''Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan,M.Si serahkan bantuan beasiswa kepada 25 Ilmuwan Muda Papua''

Manokwari, arfaknews - Dalam rangka menciptakan ilmuwan (Peneliti) Muda Papua yang handal di Tanah Papua, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Papua Barat bekerjasama dengan Yayasan EcoNusa telah melaksanakan Program Ilmuwan Muda Papua Tahun 2021 dengan tema Mengelola Sumber Daya  Alam dan Budaya di Tanah Papua. 

Pelaksanaan kegiatan tersebut telah memasuki tahapan Bootcamp Ilmuwan Muda Papua di Manokwari pada tanggal 14 – 17 September 2021 dan dihadiri oleh 25 mahasiswa - mahasiswi dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta di Tanah Papua.

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan memberikan apresiasi kepada Balitbangda Papua Barat, ECo Nusa dan Para Juri yang telah melakukan seleksi hingga pelaksanaan Bootcamp Ilmuwan Muda Papua selama 4 hari di Manokwari Provinsi Papua Barat. 

Mandacan menerangkan Tanah Papua memiliki Kekayaan Alam dan Budaya yang sangat melimpah. Kekayaan tersebut merupakan modal alam yang harus dikelola secara arif dan bijaksana agar bisa dinikmati juga oleh generasi yang akan datang. 

Penelitian yang berkualitas dan kajian - kajian teoritis sangat penting dilakukan sebagai bahan masukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan dan merencanakan program pembangunan dalam mengelola sumber daya alam dan budaya yang sifatnya berkelanjutan. 

Pengelolaan sumber daya alam dan budaya yang tidak tepat atau tidak berkelanjutan dapat merusak alam, hutan dan lingkungan hidup  serta budaya masyarakat yang telah ada sejak lama. Dan untuk mengelola sumber daya alam dan budaya yang berkelanjutan dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. 

Gubernur juga mengungkap Tanah Papua masih kekurangan Peneliti Muda dan juga masih terbatas Informasi ilmiah berbasis sumber daya alam dan budaya. 

Karena itu, diharapkan melalui kegiatan Bootcamp Ilmuwan muda Papua harus dapat mengorganisir partisipasi anak muda, dalam melakukan kegiatan - kegiatan penelitian yang berkualitas sehingga dapat berkontribusi terhadap pengelolaan sumber daya alam dan budaya di Tanah Papua. 

Disisi lain, melalui kegiatan Bootcamp ini dapat menambah jumlah peneliti muda dan juga hasil penelitian yang dapat dipublikasikan baik di tingkat lokal, nasional bahkan Internasional.

Melalui kesempatan ini saya (Gubernur Papua Barat) menitipkan amanah kepada peserta program ilmuwan muda Papua agar dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh dengan baik dalam menyelesaikan penelitian di lapangan dan penelitian lain yang berbasis sumber daya alam dan budaya yang berkelanjutan," tukasnya.

Selanjutnya, Gubernur Papua Barat, Drs.Dominggus Mandacan juga memberikan Bantuan Beasiswa 15 Juta kepada 25 Ilmuwan Muda Papua yang telah mengikuti kegiatan BootCamp program Ilmuan Muda Papua Tahun 2021 di Manokwari Papua Barat. 

Mereka diantaranya, Ranum Margaret Aisyahrini Mansawan (Universitas Cenderawasih), Agung Triyono (Universitas Papua), Eka Febri Rachmawati (Universitas Cenderawasih), Elon Boari (Universitas Viktoria Sorong), Indah Windi Tambunan ( Universitas Cenderawasih), Hana Maria Aronggear (Universitas Papua), Jendri Planktek (Universitas Papua). 

Junia Christin Lukas  (Politeknik Pembangunan Manokwari), Indriani Rahma (Universitas Negeri Musamus Merauke), Netty Maria Manurung (Universitas Cenderawasih), Netty Clarita Sunari Simurid (Universitas Cenderawasih),  Penina Frabuku (Universitas Victori Sorong). 

Nikolas Alexsandro Sumanggi (Universitas Negeri Musamus Merauke), Yuliana Runa (Universitas Cenderawasih), Amelia Fransiska Boru Siregar (Universitas Cenderawasih), Merry Cecilia Lampalosa (Universitas Cenderawasih), Izmaya Nur Fadila (Universitas Cenderawasih), Imam Nur syahroni (Universitas Cenderawasih), Vivi Mariana (Universitas Papua), Christina De Fretes (Universitas Cenderawasih). 

Pemberian Bantuan beasiswa ini diharapakan para calon Ilmuwan (peneliti) Muda Papua dapat memanfaatkan untuk menghasilkan hasil penelitian ilmiah yang dapat bermanfaaat dalam pengelolaan sumber daya alam dan budaya di Tanah Papua. 


Berita Terkait