APIP Bentuk TIM Dalami Dugaan Pungli Tes PCR RSUD Manokwari

Oleh Redaksi

22 September 2021 01:05 744 VIew

''Gambar BLUD RSU Manokwari/Istimewa''

Manokwari, arfaknews - Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Kabupaten Manokwari mengambil langkah cepat dengan membentuk tim untuk menengahi pengaduan Oknum dokter terhadap Direktur Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Manokwari.

APIP Kabupaten Manokwari sejauh ini telah bekerja sama dengan penegak hukum, seperti Kepolisian dan Kejaksaan dalam rangka mengurai dampak kesalahan administrasi hingga persoalan yang cenderung menjerat jajaran Pemerintah Daerah diranah Aparat Penegak Hukum (APH). 

Bupati Manokwari, Hermus Indou dikonfirmasi Wartawan mengatakan telah menugaskan Inspektorat atau APIP Daerah untuk melakukan audit kinerja di BLUD Manokwari 

Saat ini Inspektorat Daerah sedang melakukan tugas audit kinerja BLUD RSUD Manokwari" terang Bupati Hermus Indou kepada Wartawan

Inspektur Kabupaten Manokwari, Khumaidi mengatakan, pihaknya telah membentuk tim untuk melakukan pemeriksaan menindak lanjuti Penugasan dari Bupati

"Ia kita membentuk tim untuk melakukan pemeriksaan" kata Inspektur, Khumedi Selasa (21/9-2021)

Dikatakan bahwa pemeriksaan ini bukan hanya soal tuntutan para Nakes di RSUD dalam aksi demo beberapa waktu silam, Audit yang dilakukan APIP ini juga berkaitan dengan pengaduan dugaan Pungli RT-PCR

"Ia audit juga berkaitan dengan dugaan Pungli RT PCR" jelasnya.

Saat disinggung terkait kerja sama APIP dengan APH dalam penanganan aduan yang terjadi di Pemerintahan Daerah, ia menyebut hal tersebut mestinya didasarkan pada hasil pemeriksaan yang tengah dilakukan APIP

"Iya mestinya harus menunggu hasil pemeriksaan namun intinya nanti, sebab kita sedang menurunkan tim" ujarnya.

Aparat Pengawas Internal Pemerintah secara berjenjang dari Pusat hingga Daerah bekerja sama dengan penegak hukum dalam rangka memastikan terlaksana Pembangun.

Terpisah, Direktur Reserse Kriminal Khusus Dirreskrimsus Polda Papua Barat dikonfirmasi terkait dengan pelibatan APIP dalam perkara tersebut menyebut, kegiatan oleh Tim Inspektorat Manokwari ke RSUD Manokwari merupakan tindak lanjut Aksi Demo yang dilakukan para dokter, Perawat dan Karyawan atas pengangkatan Plt. Direktur RSUD menjadi Direktur RSUD.

"Kegiatan oleh tim inspektorat Manokwari ke RSUD Manokwari  itu adalah tindak lanjut dari demo yg dilakukan oleh para dokter, perawat dan karyawan RSUD atas pengangkatan Plt Direktur menjadi Direktur RSUD Manokwari yang  tuntutan demo juga disampaikan secara tertulis." Kata Kombes Pol. Romylus Tamtelehitu.

Dia menyebut bahwa Polisi tidak ada kaitan dengan Aksi demo yang digelar para dokter, Perawat dan Karyawan RSUD.

"Polisi tidak ada kaitannya dengan hal itu karena itu urusan pengawasan manajemen oleh inspektorat Kabupaten Manokwari"

Dia menegaskan perkara yang ditangani oleh Penyidik Tipidkor Polda fokus pada dugaan pungli dalam pelayanan RT-PCR di RSUD Manokwari dan kegiatan penyelidikan sudah berlangsung jauh sebelum ada demo.

"Sejauh ini penyidik Tipidkor sudah memeriksa Plt Direktur RSUD Kab Manokwari  dan  beberapa saksi terkait utk mengungkap perkara ini  secara tuntas.tukasnya


Berita Terkait