Nelayan Hilang 3 Hari Di Tambrauw Ditemukan Meninggal Dunia

Oleh Redaksi

23 September 2021 19:10 1045 VIew

''usai ditemukan, jasad korban dimasukkan kedalam kantong Jenazah''

Manokwari arfaknews - Seorang nelayan bernama Paulus Awom, berjenis kelamin laki – laki, berumur 38 tahun, dikabarkan hilang tiga hari lalu, di Kampung Mubrani Arfu, Distrik Mubrani, Tambrauw, Papua Barat, dikabarkan hilang tiga hari lalu oleh pihak keluargasejak Minggu 19 September 2021, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis 3 spte,mber 2021,  sekitar pukul 15.38 Wit.

Korban ditemukan nelayan yang sedang mencari ikan di laut, dalam kondisi meninggal dunia sedang terapung dilaut.

Nelayan yang menemukan korban terapung dilaut dalam kondisi meninggal dunia, langsung dilaporlkan ke Polsek Amberbaken dan Babinsa TNI AD.

Aparat kepolisian dibantu warga sekitar lalu mengevakuasi korban ke daratan, sambil menunggu tibanya tim SAR dari Manokwari.

Tim Sar yang berjumlah 20 orang, rencana hendak melakukan pencarian korban, namun dikabarkan aparat Kepolisian dan Babinsa TNI AD, jika korban sudah ditemukan dan berada di bibir pantai.

Korban pun kemudian dimasukkan kedalam kantong jenazah, mengingat keluarga korban sebagain besar berada di Manokwari, sehingga jasad korban lalu dibawa ke RSUD Manokwari untuk dilakukan visum guna mencari tau apa penyebab kondisi meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Manokwari, Mounce Brury, membenarkan adanya laporan dari keluarga korban jika korban bernama Paulus Awom, dikabarkan hilang saat sedang mencari ikan dan lobster di Pantai Mubrani, Kampung Mubrani Arfu, Distrik Mubrani, Tambrauw,  Papua Barat , namun aparat kepolisian dari Polsek Amberbaken dan Babinsa, mengabarkan jika korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia dan sedang berada di pantai, ungkapnya.

Kedatangan jasad korban di rumah duka diwarnai isak tangis pihak keluarga, dimana mereka tidak menyangka jika korban pergi mencari ikan dan lobster, justru pulang dalam kondisi meninggal dunia.

Kini jasad korban sudah berada di rumah duka, di Kampung Arowi, Distrik Manokwari Timur, Manokwari, Papua Barat, menunggu korban dikebumikan pihak keluarga.

 

 


Berita Terkait