Dua Atlet Terjun Payung Papua Barat Catatan Mendarat Zero-Zero

Oleh Redaksi

08 October 2021 21:08 887 VIew

''Para penerjun Payung sesaat sebelum beraksi/Foto Ig Arbain Rambe''

Jayapura, arfaknews - Dua atlet terjun payung asal Provinsi Papua Barat  bersama DKI Jakarta berhasil mencatatkan rekor pendaratan sempurna. 

Pada babak keempat nomor terjun payung beregu putra PON XX Papua 2021 di lapangan kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Jumat (8/10/2021). 

Chief Judge Cabang Olahraga Terjun Payung PON XX Papua 2021, Gueryanto mengatakan dalam pertandingan babak keempat, ada tiga penerjun payung yang berhasil mencatatkan mendarat tepat (zero-zero) dalam nomor ketepatan mendarat putra. 

"Atlitnya dua dari Papua Barat Edmond Salenussa dan Nelson Beteyob. Kemudian dari DKI Jakarta itu Suradi mereka mencatatkan Zero-zero (00.00) atau mendarat tepat," katanya. 

Di tempat yang sama, Technical Delegate Cabang Olahraga Terjun Payung, Effendi Soen mengatakan dalam lanjutan kualifikasi cabang olahraga terjun payung hari ini, seluruhnya mempertandingkan nomor ketepatan mendarat. 

"Nomor yang dipertandingkan kalau cuacanya bagus, awannya tinggi, itu kita akan alokasikan untuk pertandingan nomor kerjasama di udara dan kerjasama antar parasut. Tetapi kalau awannya rendah hanya 4000 – 3500 feet, kita akan alokasikan untuk ketepatan mendarat. Hari ini semua ketepatan mendarat," ujarnya saat ditemui wartawan. 

Ia menambahkan alasan lain hanya nomor ketepatan mendarat yang dipertandingkan karena pada hari sebelumnya, angin bertiup cukup kencang sehingga banyak penerjun yang harus rejump (terjun ulang). 

"Karena terjun ulang ,jadi disatukan semua. Sekarang keseluruhan nomor sudah masuk babak empat," ujarnya. 

Effendi mengatakan pertandingan babak keempat diikuti oleh 13 tim dari 12 daerah. Pihaknya merencanakan besok akan menggelar pertandingan nomor kerjasama di udara dan kerjasama antar parasut. 

"Duabelas provinsi itu sudah masuk. Tanggal 9 besok kita akan setting lagi untuk kerjasama di udara, ketepatan antar parasut. Kalau cuaca bagus di pagi hari, baru masuk lagi dengan ketepatan mendarat sehingga sama-sama masuk babak lima," jelasnya. 

Jika dihitung dari total babak yang telah dipertandingkan, kata Effendi kejuaraan cabor terjun payung PON XX sudah setengah jalan. 

"Jadi sekarang kan kita sudah 50 persen. Nanti kita masuk terus [babak] lima enam, dan kita masih punya enam hari. Saya perkirakan mudah-mudahan dengan cuaca begini terus, sehingga tercapai target," katanya. 

Sementara itu berdasarkan hasil babak keempat klasmen nomor ketepatan mendarat beregu putra dipimpin oleh DKI Jakarta, diikuti Papua dan Jawa Tengah. 

Untuk nomor beregu putri, sementara dipimpin oleh Banten, diikuti DIY dan Papua. 

Khusus nomor ketepatan mendarat putri, klasmen sementara dipimpin oleh penerjun asal Papua Ni Putu Irma Purnama Dewi, diikuti penerjun Banten Benanda Fransiska dan DI Yogyakarta, Endang Dwi Sulistyani. 

Klasmen nomor ketepatan mendarat perorangan putra dipimpin oleh penerjun DKI Jakarta Setyo Haryosono, diikuti Fatoni asal Jateng dan Wahyudi dari Papua.


Berita Terkait