Kaltim Protes, Atlit Terjun Payung Papua Barat Raih Medali Emas

Oleh Redaksi

14 October 2021 18:11 573 VIew

''foto bersama usai pengalungan medali emas bagi Papua Barat tanpa dihadiri atlit terjun payung Kaltim ''

Timika arfaknews –Atlit terjun Kalimantan Timur (Kaltim)  protes keras ke dewan juri maupun hakim pertandingan, lantaran Papua Barat raih emas dalam nomor lomba Tim Canopuy Formations (CF) atau Kerjasama di Udara, pada PON XX 2021 di Papua, berlangsung di Timika  

Protes dilayangan atlit Kaltim ke dewan juri maupun hakim pertandingan, lantaran tidak terima papua barat raih emas, mengingat hakim dan juri kemarin mengatakan ada juara bersama, sehingga keduanya meraih meas dan perak dinyatakn tidak ada dan perunggu diraih atlit DKI.

Adapun atlit terjun payung Papua Barat peraih emas mengikuti nomor lomba Tim Canopuy Formations (CF) atau kerjasama di udara yakni Juli selaku Ketua Tim, Sunarya dan Miswan.

Ass Manager atlit terjun Payung Papua Barat, Adri Benny Terok, ketika dikonfirmasi, kamis (14/10/2021) mengungkapkan pada dasarnya medali emas itu sudah diraih Papua Barat sejak Minggu 10 Oktober kemarin, namun tidak diketahui ada hal apa sehingga raihan emas untuk atlit Papua Barat ini di ulur hingga kamis 14 oktober 2021, bahkan Selasa 12 oktober  di umumkan lagi, jika Papua Barat dan Kaltim juara bersama sehingga keduanya meraih emas, namun setelah ditelusuri ulang juri meminta agar tanding ulang dilaksanakan untuk raihan emas dan perak, namun atlit kaltim justru menolak tanding ulang.

Ucapan pun berdatangan dari berbagai atlit lainnya jika Papua Barat adalah peraih emas, bahkan Ketua Komite Terjun Payung (Fasi), Irvan Zuladry, berikan karangan bunga mengakui jika atlit Papua Barat raih emas di nomor lomba kerjasama di udara atau Canopuy Formations (CF).

Dikatakan pula, atlit terjun payung Papua Barat, persembahkan dua medali, satu medali emas dari nomor lomba Tim Canopuy Formations (CF) atau kerjasama di udara dan nomor lomba ketepatan mendarat beregu meraih medali perak dengan jumlah atlit di ikutkan dalam PON XX 2021 di Papua berjumlah 15 orang, ujarnya.


Berita Terkait