Dua Pelaku Begal Terhadap Wartawan Manokwari Diringkus

Oleh Redaksi

25 October 2021 23:05 1626 VIew

''Ilustrasi aksi begal''

Manokwari arfaknews - Satuan Reskrim Polres Manokwari, dalam hal ini tim Avatar, meringkus dua kawanan pencurian dengan kekerasan yakni begal terhadap korban dua wartawan Manokwari, bernama Gamelin Ersada Bangun dan Lisna Boroallo.

Ketiga kawanan begal yang berhasil diringkus tim Reskrim Polres Manokwari, berinsial HD dan EM, sedangkan salah satu pelaku lainnya berinisial B , kini masih buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Manokwari dan kini masih dalam pengejaran.

kejadian begal terhadap dua wartawan ini terjadi, Sabtu 09 oktober 2021, sekitar pukul 04.30 Wit, dimana para pelaku melakukan aksinya terhadap dua wartawan wanita sedang berboncengan di jalan Trikora, usai salah satu wartawan menjenguk anaknya di rumah sakit TNI angkatan laut dr Ashari Ashar, terlibat kecelakaan laulintas.

Para pelaku membuntuti kedua korban menggunakan motor saat keluar dari halaman rumah sakit, setelah korban berada dekat sebuah hotel, pelaku lalu memepet motor korban kemudian mengancam korban dengan senjata tajam.

Saat pelaku mengancam kedua korban dengan senjata tajam, pelaku meminta kedua korban menyerahkan barang miliknya berupa HP, serta merampas motor korban dan membawanya kabur.

Mendapatkan laporan adanya begal terhadap dua wartawan, tim Reskrim Polres Manokwari lalu bergerak melakukan pencarian terhadap para pelaku begal.

Setelah mendapatkan informasi dari warga terkait identitas pelaku begal, Jumat (22/10/2021) sekitar pukul pukul 16.40 Wit, polisi berhasil meringkus pelaku bernisial HD, dimana pelaku diamankan sekitar pukul 18.00 Wit, kemudian pelaku HD digiring menuju ke Kampung Wasai, Distrik Manokwari Selatan, Manokwari, tempat motor hasil curian disembunyikan.

Dalam perjalanan dari Manokwari menuju Kampung Wasai, tempat pelaku menyimpan barang hasil curian, polisi mendapatkan empat sepeda motor diduga motor curian.

Usai mengamankan empat unit motor hasil curian, polisi lalu melakukan penangkapan terhadap EM, dimana kawanan begal berhasil ditangkap anggota Reskrim Polres Manokwari merupakan resedivis pelaku dalam kasus yang sama.

Terkait pengembangan kasus, ada delapan unit kendaraan bermotor dan barang bukti lainnya berupa handphone diduga hasil curian di sita polisi dan d jadikan barang bukti diduga hasil tindak kejahatan.

Kapolres Manokwari, Dadang Kurniawan Winjaya, pengungkapan tindak pidana berkat adanya laporan dari masyarakat tentang keberadaan pelaku, atas perbuatanya pelaku dijerat pasal 256 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

 


Berita Terkait