Parlemen Jalanan Desak Bupati Freddy Prioritaskan Anak Papua Jabat Sekda Kaimana

Oleh Redaksi

24 November 2021 15:08 961 VIew

''Parlemen Jalanan Papua Barat''

Kaimana, arfaknews - Dewan Pimpinan Daerah Kesatria Parlemen Jalanan Kabupaten Kaimana minta Bupati Kaimana, Freddy Thie agar merekomendasikan Orang Asli Papua sebagai Sekda Kabupaten Kaimana. 

Hal itu disampaikan oleh Fadrin Reasa, Sekretaris Parlemen Jalanan Kabupaten Kaimana saat memberikan keterangan persnya, Selasa (23/11/2021). 

Menurut dia, pemilihan calon Sekda definitif yang tepat, akan memberikan dampak bagi pembangunan di Kabupaten yaitu dengan memberikan hak kesulungan bagi orang asli Papua, terutama putra Daerah Kaimana, untuk menjadi tuan di negerinya sendiri.

“Kita ketahui bersama bahwa Sekda merupakan jabatan karier tertinggi dalam lingkungan pemerintahan, sebagai ASN. Sebagai anak asli Kaimana, saya apresiasi Pemerintah Daerah yang telah memberi kepercayaan bagi Orang Asli Kaimana untuk juga berkompetisi dalam rekruitmen ini. Ada dua orang asli Kaimana, yakni Abdul Rahim Furuada dan juga Arifin Sirfefa,” ungkap Reasa.

Sebagai anak asli Kaimana, lanjut Reasa, dirinya sangat menginginkan agar Bupati Kaimana, Freddy Thie dan juga Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan bisa menyetujui calon Sekda definitif Kaimana, terutama orang asli Kaimana.

Sekedar diketahui, saat ini Tim Seleksi dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Kaimana, tengah melakukan assesment dan interview kepada 4 calon Sekda definitif Kaimana. 

Keempat calon tersebut, masing-masing Abdul Rahim Furuada, Donald R. Wakum, Joice Tuanakotta dan Arifin Sirfefa.

Senada, Panglima Kesatria Parlemen Jalanan Provinsi Papua Barat menerangkan sesuai amanat UU nomor 21 Tahun 2001 melalui revisi UU Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua (Papua Barat) memberikan ruang kepada anak asli Papua untuk di Prioritaskan dalam berbagai aspek pembangunan termasuk dalam karir birokrasi. 


Sesuai amanat UU Nomor 21 Tahun 2001 melalui UU Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua dan Papua Barat mesti memberikan ruang kepada orang asli Papua, untu menduduki jabatan strategis dalam pemerintahan.

Perlindungan, Keberpihakan yang  tertera pada batang tubuh UU Otsus Nomor 21 tahun 2001 yang baru direvisi beberapa Aitemnya  tentu harus diwujudkan agar menghargai Sumberdaya Manusia Papua yang sedang berkompetisi pada jabatan dalam structure Birokrasi. 

Kami, Parlemen Jalanan Papua Barat mendukung aspirasi yang disampaikan masyarakat Kaimana agar mengusulkan Putra/i Kaimana untuk menduduki jabatan strategis dalam Sekretaris Daerah. 

Kami harap  Bupati Kaimana, Bapak Freddy Thie dan Bapak Gubernur Papua Barat untuk Prioritaskan orang Asli Papua terutama anak asli Papua dalam menduduki jabatan strategis sebagai Sekda Kaimana. 


Berita Terkait