KSAD TNI Tekankan Rangkul KKB, Bukan Lihat KKB Sebagai Musuh Negara

Oleh Redaksi

25 November 2021 22:08 761 VIew

''Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abduracman saat kunjungan Kerja Ke Pangdam XVIII/Kasuari Papua Barat''

Manokwari, arfaknews - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abduracman menginginkan adanya perubahan Paradigma dalam menangani Konflik di Papua melalui pendekatan Humanis dan Kesejahteraan. 

"Saya tekankan untuk anggota yang melaksanakan tugas bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB itu bukan musuh kita, itu sudara- sudara kita yang belum paham tentang negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Jenderal Dudung saat melakukan kunjungan di Kodam XVIII Kasuari Papua Barat, Kamis (25/11/2021).

KSAD menegaskan, yang terpenting adalah merangkul KKB dan memberikan pemahaman kepada mereka untuk membangun Papua.

"Saya sampaikan, cintai rakyat Papua sayangi rakyat Papua karena kalau sudah terwujud  kecintaan rasa kasih sayang maka pembagunan ini akan berjalan sedemikian rupa. Karena bapak Presiden Jokowi Dodo konsentrasi kepada Papua untuk membangun Tanah Papua,"katanya.

Papua ini  merupakan wilayah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus kita pertahankan, membangkitkan lagi semangat kebangsaan dan kecintaan bangsa dan negaranya.

"Olehnya karena itu, TNI AD harus tampil sebagai garda terdepan untuk mendukung pemerintah pusat dan mendukung presiden kita dalam rangka menumbuhkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air,"tegasnya.

Selaku KSAD TNI AD, Jendral Dudung melihat Kodam XVIII Kasuari memiliki konsep pendekatan yang luar biasa, bagaiamana prajurit yang akan masuk ke pelosok- pelosok yang akan menyentuh masyarakat 

"Itu dibekali dengan kemampuan pertanian, perkebunan, perternakan sehingga masyarakat tidak kesulitan. Saya katakan TNI hadir di tengah- tengah kesulitan rakyat. Ini terpenting,"ungkapnya 

Apapun bentuknya dia hadir dan harus mengabdi kepada masyarakat, jangan sampai mereka ada kesulitan, kekurangan,  mencekam dan sebagainya,"ujar dia 

Yang terpenting, Kata KSAD adalah TNI hadir memberikan rasa aman, kesejahteraan, kebahagian bagi mereka. Saya katakan bahwa, kalau rakyat Papua mencintai TNI Kamu harus , lebih mencintai rakyat Papua,"tuturnya.

Babinsa sebagai garda terdepan yang berinteraksi dengan masyarakat harus berperan aktif, Karena Babinsa memiliki peran penting dalam penanggulangan terorisme terutama dalam hal pencegahan.

"Agar paham radikalisme tidak menyusup di lingkungan masyarakat. Yang terpenting adalah Babinsa berada di wilayah tugasnya melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk mendeteksi aktivitas kelompok itu wilayah itu,"ucapnya 

Untuk itu, kemampuan deteksi dini  perlu di tingkatkan demi menekan penyebaran paham radikalisme dan terorisme. Untuk menghentikan agar kelompok tidak masuk di masyarakat.

"Babinsa membangun sinergitas Polri dan masyarakat  dengan kemampuan Babinsa mampu  komunikasi dan kemampuan yang miliki prajurit mampu mendeteksi lebih dini aksi teror dan paham radikalisme pun dapat di meminalisir,"pungkasnya.


Berita Terkait