MRP Beri Waktu 2 x 24 Jam Kepada Yosep Titirlolobi Klarifikasi Berita Terkait Ketua MRP

Oleh Redaksi

04 April 2022 23:09 1596 VIew

''Anggota MRP Papua Barat, Yulianus Thebu,S.Si., M.Si''

Manokwari, arfaknews - Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat (MRP PB) beri deatline waktu 2 x 24 kepada  Direktur Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Papua Optimis (LBH GERIMIS)  Yoseph Titirlolobi, untuk mengklarifikasi berita terkait tudingan Ketua MRP segel ruangan Kasubag Anggaran. 

Anggota MRP Papua Barat, Yulianus Thebu meminta Yosep untuk memperjelas maksud dari pernyataannya terkait percakapan (chat) antar Oknum S dan YT dalam tangkapan layar (Screenshot) yang dia sebut sebagai permainan. 

Saya minta Yoseph perjelas maksud dari pernyataannya terkait "SK mutasi saudara DNH sendiri di duga ada permainan orang dalam dalam BKN Regional XIV berinisial S yang bekerja Di BKN Regional, hal ini bisa dilihat dari Chat WA oknum S dengan perantara oknum anggota MRPB berinisial YT dan kami dari LBH Gerimis sendiri telah memiliki percakapan itu yang sudah di scrinshut"ujar Yulianus mengikuti pernyataan Yosep dalam media massa.

Inisial YT yang dia (Yoseph) maksud itu saya (Yulianus Thebu), karena itu saya minta Ketua LBH Gerimis perjelas maksud dia. Apakah yang dia sebut permainan adalah saya suap orang BKN agar SK di keluarkan, ataukah saya ancam orang BKN agar SK dikeluarkan ataukah seperti apa. Jangan buat pernyataan seakan - akan anda paling benar dan paling tahu. 

Sebagai Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) MRP saya merasa peduli dengan lembaga MRP dan sekretariat yang pada saat itu terjadi perbedaan pendapat, jadi saya klarifikasi itu langsung ke orang BKN. 

Saya sampaikan kepada orang BKN bahwa pada waktu itu masalah yang dihadapi adalah sedikit keterlambatan dengan SK mutasi kepada orang BKN. 

Saya rasa, dengan diterbitkannya SK maka BKN sudah memiliki sejumlah dokumen dan Data terkait bukti, pangkat dan golongan serta status pegawai dari yang bersangkutan. Jadi, tidak ada pemalsuan atau suap atau ancaman atau seperti apa yang saudara Yoseph maksudkan. 

Saya foto tangkapan layar (screenshot) hasil percakapan saya dengan orang BKN dan saya kirim ke Sekretaris MRP untuk membuktikan bahwa SK mutasi itu benar. Jadi sangat tidak berdasar jika Yoseph menuding kami lakukan permainan dengan orang BKN agar SK dipercepat untuk dikeluarkan. 

Yulianus mengakui telah beredarnya isu terkait pemalsuan dokumen. "Ada isu yang berkembang  dari oknum - oknum tertentu terkait dokumen palsu. Sebenarnya, muncul tudingan dokumen palsu karena surat yang dikirim tembusannya ke kementerian Agama. 

Tembusannya itu harusnya ke Departemen Pertanian tetapi salah pengetikan, sehingga tembusannya ke Departemen Agama sehingga dipikir dokumen palsu. Dan saya sudah klarifikasi di BKN sehingga sudah diperbaiki, jadi tidak ada pemalsuan dan permainan seperti yang disebut oleh saudara Yoseph. 

Dokumen itu dipercepat karena MRP harus turun penjaringan Aspirasi terkait batas wilayah Adat dalam pengusulan DPRK. Namun terjadi masalah di Sekretariat MRP, bahkan ada surat kaleng dari Sekretariat MRP ke Inspektorat dan keuangan sehingga Anggaran MRP dibekukan. 

Sebagai Ketua BURT ambil langkah untuk kroscek informasi, aturan dan konsultasi dengan  Bendahara MRP.  Saya juga telah  melihat surat balasan dari Bapak Gubernur Papua Barat terkait kesediaan menerima yang  bersangkutan pindah dari kementerian Pertanian ke aparatur ASN dalam lingkungan Pemerintahan Provinsi Papua Barat. Jadi tidak ada yang salah dan palsu. 

"Saya minta Ketua LBH Gerimis Saudara Yoseph Titirlolobi untuk perjelas maksudnya terkait kata Permainan. Apa yang dia maksud permainan, apakah saya suap orang kementerian, atau saya sogok atau ancam karena dokumennya palsu atau seperti apa. Jangan seenaknya naikan berita, tuding tanpa data, fakta sebab ini menyangkut nama Baik Ketua MRP, nama baik lembaga MRP dan nama baik kami anggota MRP dan nama baik lembaga BKN,"ujar Thebu. 

Yulianus juga meminta Media untuk mengklarifikasi sekaligus mengkonfirmasi pemberitaan sebelum di publikasi. 

Saya sangat hargai dan respek dengan  kerja - kerja sabahat - sahabat jurnalis. Hanya saya harap buat saudaraku yang membuat berita terkait dengan tudingan MRP tolong minta hubungi kami juga, agar ada perimbangan berita,"harap Thebu. 

Yulianus menambahkan, jika dirinya tidak keberatan apabila obrolan percakapan Whatsappnya di publikasikan. 

Saya tidak keberatan  jika screenshot tersebut dipublikasikan. Itu percakapan biasa saja dan tidak ada unsur suap ataupun unsur penipuan. 
Silahkan publikasi, supaya jangan ada pemikiran bahwa percakapan antara YT dan S itu memperkuat pemalsuan Dokumen bendahara. Saya minta wartawan tolong klarifikasi dan publikasi lagi biar masyarakat jangan salah pengertian.

Saat ini BKN sudah melakukan perbarui nama dan data ASN se Indonesia sehingga sangat tidak berdasar jika BKN mengeluarkan SK atas dokumen palsu. Saya harap kita  profesional, kalau ada punya masalah pribadi dengan oknum di lembaga MRP, harap supaya jangan bawa - bawa nama lembaga, cukup oknum saja sebab MRP ini lembaga kultur milik orang Papua. 

Sekali lagi saya minta tolong pak Yoseph klarifikasi di media 2 x 24 jam, kalau palsu tolong buktikan mana yang palsu, sebab ini menyangkut nama baik BKN Regional, menyangkut nama baik MRP dan menyangkut nama baik oknum - oknum yang Yoseph tuding. 

"Jika Yoseph tidak publikasi, kami akan ambil langkah hukum atas pencemaran nama baik ketua MRP,"tegas Thebu. 

Selanjutnya, anggota MRP asal  Raja Ampat ini menambahkan pemalangan ruang kasubag anggaran di MRP sama sekali tidak ada hubungannya dengan masalah pemalsuan dokumen. 

Kalau masalah palang ruang itu lain. Itu pak Ketua MRP punya keluarga marah terkait pernyataan dari salah satu oknum sekretariat MRP yang sedikit menyinggung nama baik Pak ketua, sehingga keluarganya tidak terima, dan palang ruang itu. Kalau terkait dengan masalah itu, bisa konfirmasi langsung dengan pak Ketua,"terangnya.


Berita Terkait