Memenuhi Syarat, Jenderal Paulus Waterpauw Layak Jadi PJ Gubernur Papua Barat

Oleh Redaksi

11 April 2022 01:12 1997 VIew

''Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Papua Barat (PA GMNI) Yosep Titirlolobi ''

Sorong, arfaknews - Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Papua Barat (PA GMNI) Yosep Titirlolobi kepada media ini mengatakan bahwa PA GMNI Papua Barat mendukung penuh Komjen Paulus Waterpauw sebagai PJ Gubernur Papua Barat.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPD PA GMNI Papua Barat di Jakarta ketika dikonfirmasi melalui sambungan telpon , Senin (11/04) pagi.

Menurut Yosep, pengalaman Jenderal Waterpauw sudah teruji saat masih mengabdi di kepolisian apalagi Paulus Waterpauw pernah menjadi Kapolda Papua Barat. Dengan pengalaman beliau di Papua Barat kami yakin masyarakat Papua Barat akan menerima beliau memimpin Papua Barat sampai 2024 mengantikan Gubernur Dominggus Mandacan yang jabatannya akan berakhir Bulan Mei 2022.

Yoseph mengatakan, sebagai orang Asli Papua dan anak Adat Waterpauw sangat layak menduduki jabatan PJ Gubernur Papua Barat mengantikan Gubernur Dominggus Mandacan agar tidak ada kekosongan jabatan di pemerintahan Provinsi Papua Barat.

"Kalau ada oknum yang mengatasnamakan masyarakat yang menolak Komjen Paulus Waterpauw sebagai PJ Gubernur Papua, itu cuman segilintir orang saja," ujar Yosep.

Yoseph menegaskan siapapun yang ditunjuk oleh Presiden Jokowi melalui Menteri Dalam Negeri, kami dari PA GMNI tetap mendukung kebijakan Presiden, yang pasti siapa pun yang dipilih oleh Presiden tentu sudah melalui berbagai kajian dan pertimbangan demi kemajuan pembangunan di papua barat.

"Memang yang lagi diperbincangkan oleh masyarakat Papua Barat yaitu siapa yang layak mengisi kekosongan jabatan Gubernur. Yang terdengar saat ini yakni Komjen Pol Paulus Waterpauw, sementara yang lain namanya belum beredar di masyarakat," ujarnya. 

Disisi lain, Yoseph menambahkan Paulus Waterpauw pernah menjadi Kapolda Papua 2 kali dan menjadi Kapolda Papua Barat serta menjadi orang Papua pertama yang ditugaskan menjadi Kapolda di Sumatera Utara dan dinaikkan pangkatnya lagi menjadi Jenderal bintang tiga di kepolisian.

Dengan keberhasilan, yang diraih oleh Jendral Paulus Waterpauw tentu beliau pantas ditunjuk Presiden Jokowi menjadi PJ Gubernur Papua Barat, sebab sesuai aturan, Komjen Pol Waterpauw sekarang dipercayakan menduduki jabatan di Kementrian Dalam Negeri sebagai Deputi Pengelolaan Kawasan Perbatasan Kemendagri, Yang mana tertuang dalam surat keputusan Presiden Nomor 147/TPA Tahun 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan Madya dilingkungan BNPP sampai sekarang.

Lanjut Yosep, seandainya ditunjuknya Waterpauw menjadi PJ Gubernur Papua Barat tentu sudah sesuai dengan UU Pilkada Pasal 201 ayat (10) yang menyebutkan untuk mengisi kekosongan jabatan Gubernur, diangkat pejabat Gubernur yang berasal dari jabatan pimpinan tinggi madya sampai dengan pelantikan gubernur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara Pasal 19 ayat (1) UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) menjelaskan bahwa jabatan pimpinan tinggi terdiri atas jabatan tingkat tinggi utama, jabatan tingkat tinggi madya dan jabatan pimpinan tinggi pratama., jelas Yosep.

Kalau dilihat dari UU Pilkada maka secara otomatis Komjen Paulus Waterpauw memenuhi syarat untuk menjadi PJ Gubernur Papua Barat, mengingat jabatan baru yang disandang oleh Waterpauw di BNPP Kementerian Dalam Negeri adalah jabatan tinggi madya, tegas Yosep.


Berita Terkait