Daud Indouw Minta Pemda Manokwari Tata Ulang Dan Tertibkan Pembangunan Pasar Wosi

Oleh Redaksi

10 May 2022 09:07 500 VIew

''Gambar Bangunan Pasar Wosi yang Rata Tanah Dilahap Di Jago Merah pada Senin Subuh, (9/5/2022) ''

Manokwari, arfaknews - Tokoh masyarakat di Manokwari yang juga merupakan mantan Anggota DPRD Kabupaten Manokwari minta Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari  menata ulang dan menertibkan Pembangunan Pasar Wosi. Tokoh masyarakat ini juga menyampaikan keprihatinannya atas musibah kebakaran yang menimpah para pedagang di Pasar Wosi Manokwari. 

"Sebagai tokoh masyarakat, kami prihatin atas musibah kebakaran yang berturut - turut menimpah para pedagang di Pasar Wosi Manokwari. Kami minta pemda Manokwari dan Pemprov segera membantu para pedagang agar mereka bisa beraktivitas kembali,"kata Tokoh Masyarakat, Daud Indouw kepada Media ini, Selasa (10/5/2022)

Daud juga meminta polisi untuk mengusut tuntas kebakaran Pasar Wosi yang telah menelan puluhan hingga ratusan juta rupiah tersebut. 
"Kami minta polisi usut tuntas, apakah disengaja atau karena terjadi kosleting listrik. Harus diusut, pasalnya kasus kebakaran di Pasar Wosi telah terjadi berturut - turut. 

Selanjutnya, mantan Anggota DPRD Kabupaten Manokwari ini meminta pemerintah Kabupaten Manokwari untuk menata ulang pembangunan Pasar Wosi. 

Kebakaran ini menjadi pelajaran untuk kita semua agar pembangunan  Los - los di dalam Pasar perlu diatur rapi agar tidak terjadi kosleting arus listrik. Pembangunan Los - Los jualan yang sembraut ditambah dengan instalasi listrik arus pendek menjadi pemicu kebakaran. 


Daud juga menerangkan sejak awal Pasar Wosi direncanakan sebagai Pasar yang hanya menjual hasil Bumi. Namun lambat laun berkembang menjadi Pasar pakaian, barang elektronik hingga Pasar Ikan, dan Daging, termasuk penjualan Minyak Tanah, Bensin dan Togel. 

Karena itu, saya harap Pemda Manokwari bangun kembali dan tertibkan Pasar. Pasar Wosi peruntukannya untuk apa, dan jenis komoditi yang dijual, agar pembangunan tidak kacau seperti kemarin. 

Misalnya, deretan lapak ini diperuntukkan untuk jenis komoditi apa, sehingga proses penataan pasar tidak kacau balau. Disisi lain, Pasar Ikan dan Daging juga mesti dipindahkan ke tempat khusus. 

Pemda buka kembali master plan pembangunan Pasar Wosi, sejak awal direncanakan pembangunan Pasar Ikan tepat di  hilir sungai Wosi namun sampai saat ini telah dialihfungsikan rencana itu. 

Saya juga minta agar Pemda menata kembali jalur masuk ke Pasar Wosi. Sejak dibangun, akses masuk Pasar Wosi hanya satu jalur yakni masuk dari Arah Jalan Pasir dan keluar di beringin Kali Dingin Taman Ria Wosi. Namun saat ini, jalur sudah kacau balau, kendaraan masuk keluar di jalur yang sama. 

Kami minta LLAJ agar bisa menertibkan jalur transportasi di Pasar Wosi, tata kendaraan agar tidak parkir di badan jalan. Tertibkan kendaraan agar masuk melalui jalan pasir dan keluar di beringin,"harapnya. 

Selanjutnya, tokoh masyarakat ini juga meminta Pemda untuk menyiapkan Damkar 24 jam sehingga jika terjadi kebakaran, damkar sudah lebih awal untuk menangani masalah kebakaran. "Kami harap Pemadam Kebakaran (Damkar) harus siap 24 jam agar ada masalah kebakaran, sudah lebih cepat untuk bereaksi menangani kebakaran di Kota Manokwari," tukasnya. 

Sebelumnya, Kebakaran hebat kembali melanda Pasar Wosi Manokwari, Senin (9/5) subuh sekitar 3.30 pagi. Api dengan cepat menjalar hingga menghanguskan  puluhan lapak dan kios di pasar Wosi Manokwari. 


Berita Terkait