Kapolres Manokwari Beberkan Alasan Korban Viral Di Pukul 5 Aparat Saat Ugal - ugalan Di Jalan

Oleh Redaksi

18 May 2022 01:08 929 VIew

''Kapolres Manokwari, AKBP Gultom H. Parasian,S.IK saat gelar jumpa pers di Kantor Sat Lantas Polres Manokwari, Selasa (17/5/2022) ''

Polres Manokwari, arfaknews - Kapolres Manokwari AKBP Parasian H. Gultom, S.I.K., M.Si menggelar  jumpa pers menerangkan hal ihwal pemukulan yang dilakukan oleh aparat terhadap salah satu pemuda di Kota Manokwari yang sempat viral menghebohkan warga.
 
Kasus dugaan pemukulan yang melibatkan personel kepolisian saat aparat lakukan patroli pada malam minggu kemarin. "Saat ini seksi profesi dan pengamanan Polri telah melakukan pemeriksaan sebanyak 5 personel yang diduga terlibat pemukulan,"Kata Kapolres Manokwari, AKBP Gultom Parasian saat menggelar jumpa pers  di halaman kantor Satuan lalu lintas polres manokwari, selasa 17/05/2022.

Kapolres mengungkap kejadian berawal ketika petugas hendak mengamankan korban karena diduga telah melanggar aturan lalu lintas, ugal-ugalan menggunakan knalpot Racing serta tidak menggunakan helm. 

"Saat hendak diberhentikan korban langsung melaju. Tindakan korban ini dilakukan beberapa kali dan petugas menghentikan korban namun korban tetap melaju, sehingga petugas secara refleks memukul korban. Kejadian awal ini terjadi di Jalan Trikora Wosi Depan Bank BNI. 

Tak terima dipukul aparat  Korban kembali bersama teman-temannya mendatangi petugas kepolisian yang tengah melaksanakan tugas patroli di seputaran Jl. Trikora Wosi tepatnya di depan sebuah ruko counter handphone dengan maksud ingin menanyakan oknum anggota yang memukulnya.

Saat menghampiri aparat yang bertugas, korban menanyakan polisi siapa yang memukulnya, sembari melontarkan kata - kata yang tidak pantas sambil membuka bajunya sendiri seolah menantang petugas. 

Walaupun, teman-teman korban sudah berupaya untuk menahan korban namun korban tetap saja mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas kepada anggota, sehingga ada anggota yang bertugas melakukan tindakan pemukulan dan menendang korban secara spontan.

"Kejadian itu telah terekam CCTV dan ada saksi juga yang turut melaporkan," tegas Parasian. 

Kapolres menambahkan saat ini kasus tersebut menjadi perhatian Polres Manokwari dan akan didalami lagi dengan meminta keterangan dari korban. 

Polres Manokwari telah berupaya melakukan tindakan sesuai prosedur dalam menangani kasus ini oleh Seksi Profesi dan pengamanan Polres Manokwari. 

Disisi lain, Polres Manokwari juga telah menemui keluarga korban guna menyampaikan permintaan maaf.


Berita Terkait