Waterpauw Prihatin Kondisi Kantor MRP PB, Ketua MRP Harapkan Presiden Jokowi Bangun Kantor MRP

Oleh Redaksi

24 May 2022 15:12 917 VIew

''Foto bersama Anggota MRP Papua Barat saat silahturahmi bersama PJ Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw,M.Si''

Manokwari, arfaknews - Penjabat Gubernur Papua Barat, prihatin dengan Kantor Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat yang dinilai berstatus pinjaman (Dipinjamkan). 

Hal itu disampaikan Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw saat lakukan silaturahmi bersama Pimpinan dan Anggota MRP Papua Barat di Kantor MRP, Jalan Esau Sesa Sowi Gunung Manokwari Papua Barat, Selasa (24/5/2022). 

Saya sebenarnya kaget dan prihatin dengan kondisi Kantor MRP saat ini. Seharusnya kekhususan Papua dan Papua Barat ini, karena keberadaan Majelis Rakyat Papua (MRP) sehingga harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan otonomi khusus,"kata Waterpauw saat diwawancarai Wartawan. 

Dia menjelaskan MRP telah berkerja dan melayani masyarakat namun dengan kondisi Kantor dan Sarana Prasarana seperti ini akan berdampak pada pelayanan MRP yang tidak maksimal. 

MRP harus menjadi rumah besar bagi seluruh elemen masyarakat, dari elemen Adat, Agama dan perempuan. Bagaimana MRP bisa bekerja maksimal sementara status kantor masih pinjaman (Dipinjamkan). Mudahan - mudahan kita akan bahas hasil belanjaan pemprov dengan pimpinan OPD yang ada,"tukasnya.


Ketua MRP Papua Barat, Maxsi Nelson Ahoren menerangkan MRP telah mengusulkan rencana pembangunan Kantor MRP sejak tahun 2019 lalu kepada Presiden RI saat Kantor di bakar massa pada aksi ricuh pada Agustus 2019.

"Bapak Jokowi ini, kita orang Papua sudah anggap sebagai Bapak Pembangunan Tanah Papua, Bapak Bagi orang Papua, karena itu kami harapkan Bapak Jokowi bisa hadir meletakan Batu Pertema Pembangunan Kantor MRP Papua Barat pada bulan September 2022 nanti,"kata Ketua MRP Papua Barat, Selasa (24/5/2022). 

Ketua MRP menjelaskan Pemerintah pusat telah merespon usulan MRP dengan menganggarkan anggaran Pembanguan namun karena terkendala Covid 19 sehingga anggaran dialihkan untuk penanganan Covid 19. Sementara tanahnya sudah dibebaskan, hanya menunggu peletakan Batu pertama pembangunan. 

Kita harapkan dalam Bulan September 2022, Bapak Presiden bisa hadir meletakan Batu Pertama pembangunan Kantor MRP Papua Barat. 

Kita harapkan melalui kehadiran Bapak PJ Gubernur, nanti kita akan bersama - sama ke Jakarta bertemu  Bapak Presiden sekaligus mengudang Bapak Presiden untuk meletakan Batu Pertama pembangunan Kantor MRP Papua Barat.


Berita Terkait