Delegasi W20 Kunjungi Pameran Produk Lokal, Waterpauw Ajak Pihak Perbankan Dukung UMKM

Oleh Redaksi

10 June 2022 00:12 883 VIew

''PJ Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw bersama Delegasi W20 saat mengunjungi Pameran Produk Lokal di Salah Satu Pusat Perbelanjaan di Kota Manokwari, Kamis (9/6/2022) ''

Manokwari, arfaknews - Delegasi W20 mengunjungi stand pameran yang terselenggara atas sinergi bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, dipusatkan pada salah pusat perbelanjaan di Manokwari, Kamis (9/6/2022).

Beragam produk asli Papua Barat yang ditampilkan mulai dari olahan makanan, Kopi, Aneka Batik, Ukiran, Metode pembayaran berbasis aplikasi QRIS dan lainnya membuat para delegasi terkesan.

Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. (Purn) Drs. Paulus Waterpauw,M.Si mengapresiasi kegiatan dan memberikan menyampaikan terimakasih. Menurut Waterpauw pemeran tersebut merupakan salah satu pameran dengan kelengkapan memadai.

"Pameran ini sangat luar biasa sejak saya hampir 18 tahun di Papua. Saya pikir ini cukup lengkap. Terimakasih banyak untuk Bank Indonesia yang sudah menginisiasi semua ini," Jelas Pj. Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. (Purn) Drs. Paulus Waterpauw,M.Si.

Selanjutnya Waterpauw mengajak adanya kolaborasi dengan perbankan di Papua Barat, khususnya Manokwari untuk mendukung majukan UMKM. Disamping itu kesiapan para pelaku UMKM tetap menjaga serta meningkatkan kualitas produk.

"UMKM baik yang sudah memiliki standar produk hasil kerajinan, tetapi juga ada yang masih dibawah standar. Ini tugas bersama pemerintah untuk mendorong Bank Indonesia, Bank Papua dan perbankan pada umumnya menjadi Bapak angkat bersama majukan UMKM di Papua Barat," tuturnya.

"Kesan saya sangat baik, luar biasa mudah-mudahan kita semua maju. Saya berharap kesiapan kualitas brand masing-masing produk," ujarnya.

Tak lupa Pj. Gubernur mengatakan langkah dukungannya tidak terpisahkan menjalankan amanah Presiden Republik Indonesia. 

"Presiden berpesan kita tidak usah terlalu mengejar SNI dan sebagainya, tetapi kita jaga kualitas dan mutu dari barang produksi itu supaya saat masuk e-katalog lokal mempunyai nilai saing yang baik. Jaga kualitas dari hasil kerja usaha inisiasi dari Mama-mama dan penyandang disabilitas,"jelasnya.


Berita Terkait